Semarang, Idola 92,6 FM-PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah dan Yogyakarta mengimbau masyarakat tetap tenang, namun waspada menghadapi potensi cuaca ekstrem selama musim hujan.
Imbauan ini menyusul peringatan dini dari BMKG, terkait potensi hujan sedang hingga lebat yang dapat disertai kilat/petir serta angin kencang di sejumlah wilayah di Jateng-DIY.
General Manager PLN UID Jateng-DIY Bramantyo Anggun Pambudi mengatakan keselamatan masyarakat menjadi prioritas utama, dalam kesiapsiagaan menghadapi cuaca ekstrem. Pernyataan itu disampaikan melalui siaran pers, kemarin.
“Sesuai peringatan dini BMKG, kami mengimbau masyarakat untuk tetap tenang dan meningkatkan kewaspadaan. PLN telah menyiagakan lebih dari 1.700 personel operasional beserta infrastruktur pendukung selama 24 jam untuk mengantisipasi dan menangani potensi gangguan kelistrikan akibat cuaca ekstrem,” kata Bramantyo.
Menurut Bramantyo, hujan lebat dan angin kencang berpotensi menyebabkan pohon tumbang yang dapat mengenai jaringan listrik hingga mengakibatkan kabel menjuntai.
Selain itu, genangan atau banjir di sekitar instalasi listrik rumah tangga juga berisiko membahayakan keselamatan.
Bramantyo meminta masyarakat, segera melaporkan potensi bahaya atau gangguan kelistrikan melalui aplikasi PLN Mobile atau Contact Center 123.
Laporan cepat dinilai penting, agar petugas dapat segera melakukan penanganan, termasuk penghentian sementara aliran listrik demi keselamatan bersama.
“Dengan kesiapsiagaan personel dan dukungan informasi cuaca dari BMKG, PLN berharap masyarakat dapat menghadapi musim hujan dengan lebih aman dan terhindar dari risiko bahaya kelistrikan” jelasnya.
Lebih lanjut Bramantyo menjelaskan, guna mengurangi risiko bahaya kelistrikan, PLN membagikan sejumlah tips keselamatan kepada masyarakat.
Mulai dari matikan aliran listrik saat air mulai masuk rumah, dan segera turunkan Miniature Circuit Breaker (MCB) pada kWh meter untuk mencegah risiko tersengat listrik.
Mencabut peralatan elektronik dari stop kontak, dan lepaskan perangkat listrik guna menghindari arus pendek serta pindahkan ke tempat yang lebih tinggi jika terjadi genangan.
Memeriksa instalasi sebelum digunakan kembali, dan memastikan seluruh peralatan serta instalasi listrik benar-benar kering atau aman sebelum dioperasikan kembali.
“Air merupakan konduktor listrik yang sangat berbahaya bagi instalasi rumah tangga. Kami mengajak masyarakat meningkatkan kewaspadaan, terutama saat hujan lebat berpotensi banjir,” tandasnya. (Bud)















