
Malang, Idola 92.6 FM- Sejak 2019, sosok satu ini bersama para sukarelawan mendedikasikan waktunya untuk merawat warga lanjut usia. Hampir 600 orang lanjut usia telantar dari sejumlah daerah mereka rawat di selter yang berada di Desa Wajak Kabupaten Malang Jawa Timur. Agar lebih leluasa meluangkan waktu merawat para lansia, ia mundur dari statusnya sebagai aparatur sipil negara sejak Mei 2025.
Sosok perempuan inspiratif itu adalah Mufakhiroh, salah satu pendiri dan sekaligus pengasuh Griya Lansia Husnul Khatimah di Dusun Baran Desa Wajak Kecamatan Wajak Kabupaten Malang Jawa Timur.
Menurut Mufi, awalnya ia dan teman-teman dari lintas kota seperti Jombang, membuat kegiatan sosial/bersedekah Jumat Berkah bagi lansia dan kaum duafa. Tapi lama-lama mereka (lansia dan duafa) tidak punya tempat. Akhirnya muncul ide menampung dan merawat mereka. Hingga akhirnya pada 2021 lalu, terwujud pembangunan selter Griya Lansia Husnul Khatimah.

Mufi yang sebelumnya berprofesi sebagai bidan desa dan berkantor di puskesmas, memilih mendedikasikan hidupnya untuk membantu para lansia.
“Sampai hampir 6 tahun ini, aya mendampingi mereka. Ada ketenangan batin. Lihat mereka yang dulu tidak pernah solat, ke mushola, saya juga menanggalkan pakaian. Sakit kami damping,”tutur Mufi kepada radio Idola Semarang, pagi (27/01) tadi.
Mufi sebagai penanggung jawab medis dan keperawatan di griya lansia. Ia juga berkeliling ke bangsal tempat sejumlah warga lansia berbaring. Sembari mendengarkan keluh kesah mereka.

Saat ini, Griya Lansia Khatimah ditempati 200 orang lansia. Dari jumlah tersebut, separuh di antaranya bed rest total sehingga butuh perawatan menyeluruh. Muai dari menyuapi makan, mengganti popok, mandi, hingga buang air. Selain itu, ada sekitar 60 orang yang mengalami gangguan kejiwaan dan beberapa lainnya pikun. Penghuni Griya Husnul Khatimah berasal dari beberapa daerah seperti Sidoarjo, Madiun, Bogor dan Ngawi.
Selengkapnya berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Mufakhiroh, Pengasuh dan salah satu Pendiri Griya Lansia Husnul Khatimah di Dusun Baran Desa Wajak Kecamatan Wajak Kabupaten Malang Jawa Timur. (yes/her)
Simak podcast wawancaranya:













