Sumarno, Sekda Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah memastikan persediaan pangan aman, meskipun terjadi cuaca ektrem dan menjelang Ramadan.

Sekda Sumarno mengatakan pihaknya terus memerkuat pengendalian harga dan ketersediaan pangan di Jateng, tidak hanya saat musim cuaca ekstrem dan menjelang Ramadan saja tetapi dilakukan sepanjang tahun. Hal itu dikatakan saat ditemui di Demak, kemarin.

Sumarno menjelaskan, hingga saat ini, kondisi harga bahan pokok di Jateng masih stabil.

Pemerintah daerah juga menjaga ketersediaan pasokan dengan menggandeng Bulog, terutama untuk memenuhi kebutuhan masyarakat selama Ramadan.

Menurut Sumarno, Ramadan memang memiliki karakter berbeda dibanding bulan lainnya karena aktivitas ekonomi masyarakat meningkat selama sebulan penuh.

Oleh karena itu, koordinasi lintas daerah sudah dilakukan sejak awal.

“Pemprov Jateng juga mengandalkan sistem pemantauan harga yang selama ini berjalan di pasar-pasar tradisional. Pemantauan harga kami lakukan setiap hari. Kalau ada gejolak, segera kami tindaklanjuti. Kenaikan harga itu mungkin tidak bisa dicegah sepenuhnya, tapi harus tetap terkendali,” kata Sumarno.

Lebih lanjut Sumarno menjelaskan, terkait cuaca ekstrem yang memicu gagal panen di sejumlah daerah, dampaknya terhadap ketersediaan pangan masih relatif terbatas.

Pemerintah telah melakukan pendataan lahan terdampak puso, serta menyiapkan langkah perlindungan bagi petani.

“Kami sudah identifikasi dampak bencana dan menyiapkan asuransi untuk petani. Dampaknya terhadap stok pangan belum besar, karena hanya di beberapa lokasi,” pungkasnya. (Bud)