Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah mengajak Perhimpunan Hotel dan Restoran Indonesia (PHRI) di provinsi ini, untuk memerkuat kolaborasi dalam memercepat pembangunan sektor pariwisata.
Hal ini sejalan dengan visi strategis pemprov, yang akan menjadikan sektor pariwisata berkelanjutan dan penguatan ekonomi halal berbasis syariah sebagai prioritas utama pembangunan pada 2027 mendatang.
Sekda Sumarno mengatakan pada 2027 mendatang, pemprov akan lebih fokus, pada pengembangan pariwisata dan ekonomi syariah. Hal itu dikatakan saat ditemui di Semarang, kemarin.
Sumarno menjelaskan, struktur pertumbuhan ekonomi Jateng saat ini didominasi sektor konsumsi.
Oleh karena itu, peningkatan kunjungan wisatawan menjadi kunci utama untuk mendongkrak daya beli masyarakat dan menghidupkan ekosistem UMKM di wilayah tersebut.
“Pariwisata adalah pintu utama untuk meningkatkan konsumsi di Jawa Tengah. Dengan kunjungan yang lebih banyak, otomatis konsumsi meningkat dan dampaknya langsung dirasakan oleh pelaku UMKM,” jelasnya.
Menurut Sumarno, sebagai bentuk keseriusan, Pemprov Jateng telah melakukan reorganisasi birokrasi dengan membentuk dinas yang khusus didedikasikan untuk sektor ini, yakni Dinas Kebudayaan, Pariwisata dan Ekonomi Kreatif.
“Selain fokus pada wisata syariah, sport tourism sebagai magnet penarik wisatawan, kami minta setiap kabupaten/kota di Jawa Tengah aktif menggelar event olahraga, khususnya lari. Ini cara paling mudah untuk mendatangkan orang,” pungkasnya. (Bud)













