Sekda Jateng Sumarno melepas para pemudik dari pedagang warnindo ke Kuningan, Jawa Barat.

Semarang, Idola 92,6 FM-PT Indofood CBP Sukses Makmur melalui merek Indomie, kembali menggelar program Mudik Bersama Indomie sebagai bentuk apresiasi bagi para mitra pengusaha Warmindo di halaman kantor gubernur Jawa Tengah, Senin (16/3).

Mengusung tema “Nikmatnya Mudik Bawa Hangatnya Silaturahmi”, tahun ini Indomie memfasilitasi perjalanan mudik lebih dari 11.300 pengusaha Warmindo beserta keluarga di berbagai daerah di Indonesia.

Secara nasional, program Mudik Bersama Indomie 2026 memberangkatkan 195 armada bus dari sejumlah titik keberangkatan, antara lain Jabodetabek, Semarang, Yogyakarta, Bandung, Surabaya, hingga Malang.

Sekda Jateng Sumarno mengapresiasi program tersebut, karena dinilai membantu para pelaku usaha kecil untuk pulang kampung dengan aman dan nyaman.

“Ini menunjukkan Indofood menganggap mitra Warmindo sebagai keluarga sehingga difasilitasi untuk bisa pulang dengan mudah dan tetap mengedepankan keselamatan,” kata Sumarno.

Sales Manager Area Semarang Indofood CBP Divisi Noodle Agus Wahono menambahkan, jumlah peserta mudik dari Semarang tahun ini meningkat dibandingkan tahun sebelumnya.

Yakni dari 483 peserta menjadi 576 peserta, yang diangkut menggunakan 11 armada bus.

“Program mudik gratis ini merupakan bentuk apresiasi perusahaan kepada para mitra Warmindo sekaligus membantu mereka menghemat biaya perjalanan saat pulang ke kampung halaman,” ujarnya.

Salah satu peserta mudik, Puspa, pedagang burjo asal Kuningan yang telah berjualan di Semarang selama 20 tahun, mengaku selalu mengikuti program mudik gratis tersebut setiap tahun.

“Sudah 20 tahun jualan di Semarang dan hampir tidak pernah absen ikut mudik gratis dari Indofood. Tahun ini saya pulang kampung bersama anak, dan berencana tinggal sekitar dua minggu sebelum kembali sekolah,” ucapnya.

Peserta lainnya, Aldo, yang baru empat bulan bekerja di Semarang, mengaku baru pertama kali mengikuti program mudik gratis tersebut setelah mendapat informasi dari teman.

“Ini pertama kali ikut. Lumayan bisa menghemat biaya perjalanan, jadi uangnya bisa dipakai untuk kebutuhan lain di kampung,” ujarnya.

Aldo berharap, tahun-tahun berikutnya bisa kembali mengikuti program mudik gratis. (Bud)