Kembangkan Aplikasi “Hafiz Helper”, UNY Raih Emas di ajang IYIA

Semarang, Idola 92.6 FM – Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika Universitas Negeri Yogyakarta (UNY) kembali meraih prestasi pada The 3rd International Young Invention Award (IYIA) di Surabaya (6-8/9/2016).

Pada kompetisi, Tim Fauzi Solichin dari Pendidikan Teknik Informatika tahun 2013 meraih mendali emas. Medali emas ini diraih dengan produk inovatif aplikasi yang berjudul “Hafiz Helper”. “Hafiz Helper” adalah aplikasi mobile berbasis android untuk membantu pengguna menjadi hafiz.

Fitur yang dikembangkan ada 3 yaitu fitur belajar yang disesuaikan dengan kebiasaan hafiz dalam menghafal Al-Qur’an, Fitur evaluasi yang disesuaikan dengan program evaluasi yang dilakukan oleh hafiz, dan terakhir hasil evaluasi dan reward.

“Produk ini merupakan tugas akhir matakuliah pemrograman sistem berbasis objek yang diampu oleh Dr. Ratna Wardani. Produk ini sendiri masih dalam tahap pengembangan, jadi belum bisa di download di PlayStore,” jelas Fauzi dalam rilis yang diterima Radio Idola.

Sementara itu, tim Taufik Anwar dari Pendidikan Teknik Informatika angkatan 2014 meraih medali perak. Taufik menuturkan produknya masuk pada kategori communication yang berjudul glopsee.com (global product search engine).

Glopsee.com adalah sebuah aplikasi yang membantu pengguna untuk mencari alat-alat yang berkaitan dengan engine.

“Semoga dengan diraihnya 2 medali ini, dapat memicu semangat Mahasiswa Jurusan Pendidikan Teknik Elektronika dan Informatika untuk terus berprestasi baik dikancah regional, nasional maupun internasional,” tutur Taufik.

Lebih jauh, IYIA dihadiri lebih dari 100 tim dengan memamerkan lebih dari 100 produk inovasi terbaiknya. Adapun negara-negara yang akan mengikuti kompetisi ini seperti Malaysia, Thailand, Philipina, Taiwan, Korea Selatan, China, Mesir, Jordania, Syria, Romania, Rusia, Kroasia, Amerika Serikat, Kanada, dan masih banyak negara lainnya.

Selain peserta internasional, juga dihadiri oleh para peserta dari Indonesia dimana para inovator muda Indonesia dari jenjang SD, SMP, SMA, dan universitas ditantang untuk menunjukan produk inovasinya di mata dunia dengan cara berpartisipasi sebagai peserta IYIA. (Diaz A/Heri CS)

Artikel sebelumnyaBPS: Penyajian Data Warga Miskin Kewenangan Pemda
Artikel selanjutnya22 Anak Lolos Sebagai Calon Menteri