Satgas Rob: Air Meluber Ke Jalan Karena Tanggul Dibedah Warga

Semarang Idola 92.6 FM – Tepat pada H-7 Lebaran 2016, Rabu (29/6) kesiapan jalur arus mudik dan balik di jalur pantai utara (Pantura) Jl Raya Kaligawe Semarang masih terganggu luberan limpasan air laut atau sering disebut rob.

Dari pantauan di sekitar pasar Genuk, untuk jalur dari arah Demak-Semarang siang ini sekitar pukul 13.20 luberan air rob mulai menggenangi hampir seluruh badan jalan dilokasi itu.

Dalam 10 menit terakhir saja luberan air yang meluap dari kali Sringin yang berada di pinggir Jl Raya Kaligawe sudah hampir setinggi setengah roda mobil untuk titik terdalamnya.

2016-06-29-4A

Dan dengan cepat pula, rob menimbulkan ketersendatan dari arah timur dimana kendaraan kecil maupun besar harus mengambil lajur 2 atau lajur kanan untuk menghidari genangan rob yang terlihat dalam pada lajur kiri.

Tepat dilokasi itu pula terdapat median jalan yang cukup panjang sekitar 5m yang setiap harinya digunakan oleh semua jenis kendaraan untuk memutar balik arah.

Kebanyakan memutar arah dari jalur Semarang-Surabaya berbalik menyeberang menuju arah Semarang Kota sehingga ketersendatan arus kendaraan terutama dari arah timur tidak bisa dihindari.

2016-06-29-4B

Satgas penanggulangan rob dari Balai Besar Wilayah Sungai (BBWS) Pemali Juana yang saat itu terjun ke lokasi mengatakan, melubernya air rob ke badan jalan disebabkan karena dibedahnya tanggul sementara karung-karung yang berisi pasir oleh warga di akses masuk kampung PJ KA Kelurahan Genuksari.

“Itu karena karung-karung pasir dibedah warga, air di kali itu langsung keluar menggenangi jalan. Padahal sudah di sedot (di pompa, red) dari jam 4 pagi,” tukas salah satu orang satgas penanggulangan rob.

Menurutnya harusnya karung itu tidak boleh dibedah oleh warga. Padahal 25.000 karung sudah dibuat untuk tanggul sementara dan 17 pompa pun sudah disiagakan. “Kalau seperti ini terus kan jadi sia-sia kerjaan kita. Air pasti keluar lah kalau seperti ini,” ujarnya.

Air rob dari kali meluber ke Jl Raya Kaligawe karena tanggul dibedah warga untuk akses jalan, Rabu (29/06). (Photo: Diaz Abidin/Radio Idola FM)
Air rob dari kali meluber ke Jl Raya Kaligawe karena tanggul dibedah warga untuk akses jalan, Rabu (29/06). (Photo: Diaz Abidin/Radio Idola FM)

Sementara itu, salah seorang warga sekitar Hananto mengatakan rob yang berada sungai kian tinggi dan langsung meluber ke jalan karena tanggul sementara tidak mungkin maksimal menahan air rob.

Dibedahnya karung-karung berisi pasir itu oleh warga untuk membuka akses jalan dari kampung PJ KA Rt.01/01 Kel Genuksari, Kec Genuk untuk menuju Jl Raya Kaligawe otomatis membuat air dari sungai langsung meluber ke jalan utama karena volumenya lebih tinggi daripada jalan. (Diaz A)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Larang Mobil Dinas Digunakan Untuk Mudik
Artikel selanjutnya[PhotoEvent] Idola Ramadhan Berbagi Dan Santunan Anak Yatim 2016