Ganjar Ajak Dubes Denmark Bersepeda Sambil Bicara Kerja Sama Jateng-Denmark

Semarang, 92.6 FM-Sembari mengayuh sepeda, Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo menjelaskan kepada Duta Besar Denmark untuk Indonesia Casper Klynge, tentang potensi wisata kota lama Semarang, Rabu (17/5). Mulai dari Gereja Blenduk, Polder Tawang dan beberapa gedung tua di kota lama hingga singgah di Lawangsewu.

Ganjar Pranowo mengatakan, sepanjang perjalanan, Dubes Denmark cukup antusias dan terkesan dengan kawasan kota lama. Bahkan, di kawasan Polder Tawang, Dubes Denmark menawarkan konsep yang bisa diterapkan untuk pengembangan polder.

Menurut Ganjar, pemerintah Denmark sudah banyak membantu Jawa Tengah di sejumlah bidang, terutama tentang pengelolaan lingkungan. Salah satunya adalah pengelolaan sampah di TPA Jatibarang Semarang, dan saat ini sudah bisa dirasakan manfaatnya.

Pengelolaan lingkungan lainnya yang dibantu Denmark, jelas gubernur, juga ada di Kabupaten Cilacap dan sedang dalam tahap pengembangan. Dirinya berharap, pemerintah Denmark semakin banyak membantu Jawa Tengah di bidang pengelolaan lingkungan. Sebab, wilayah Jawa Tengah terus berkembang setiap tahunnya.

“Tadi kami banyak bicara tentang penataan kota saat melintas di jalan yang pas macet. Terus tadi saat berhenti di Polder Tawang/ Pak Dubes menawarkan bantuan untuk bisa dikembangkan lagi,” kata Ganjar.

Gubernur Ganjar Pranowo berfoto bersama Dubes Denmark Casper Klynge di depan Lawangsewu

Dubes Denmark untuk Indonesia Casper Klynge mengaku cukup senang, bisa berkeliling di kawasan kota lama. Pemerintahannya akan terus fokus membantu Jawa Tengah, untuk pengelolaan lingkungan dan saat ini masih mengembangkan pengelolaan TPA Jatibarang.

“Pengelolaan lingkungan menjadi perhatian kami, agar masyarakat merasa nyaman dan tenang tinggal,” ujarnya.

Sementara itu, acara bersepeda bersama merupakan sebuah kampanye transportasi yang sehat dan bersih. Kegiatan yang dikemas dengan tema “Viking Biking” itu, juga diikuti Pangdam IV/Diponegoro Mayjen TNI Tatang Sulaiman dan Wali Kota Hendrar Prihadi. (Bud)

Artikel sebelumnyaPertamina Retail Ajarkan Keterampilan ke Siswa SMKN Jawa Tengah Jadi Entepreneur
Artikel selanjutnyaGerakan Stabilisasi Pangan Nasional, Efektifkah Menjaga Lonjakan Harga?