KPU: Kalau Pas Coblosan di Pati Masih Banjir, Maka TPS Dipindah

Semarang, 92.6-FM-Beberapa wilayah di Kabupaten Pati tergenang banjir sejak pekan kemarin, sehingga warga terdampak harus diungsikan. Wilayah yang tergenang banjir di antaranya di Desa Babalan, Banjarsari, Tanjang dan Desa Mintobasuki. Yakni berada di Kecamatan Gabus.

Komisi Pemilihan Umum (KPU) Pati menyebutkan, ada tujuh tempat pemungutan suara (TPS) yang harus dipindahkan ke lokasi lebih aman dari banjir. Ketua KPU Jateng Joko Purnomo mengatakan, pendistribusian logistik pilkada di desa terdampak banjir di Kabupaten Pati dilakukan dengan menggunakan perahu.

Menurutnya, dari laporan yang telah diterima ada tiga kecamatan di Kabupaten Pati tergenang banjir sejak sepekan kemarin. Sehingga, jika banjir belum surut sampai di hari pemungutan suara, maka akan dilakukan sejumlah skenario. Misalnya dengan memindahkan TPS ke tempat aman, atau mendekatkan TPS ke tempat pengungsian warga, hingga petugas di TPS mendatangi warga yang sedang mengungsi.

“Saya sudah perintahkan KPU Pati untuk berkoordinasi dengan Forkopimda dan Forkopimcam serta BPBD setempat terkait banjir. Kalau memang harus dipindah, maka akan ditempatkan yang dekat dengan warga agar mereka bisa menggunakan hak pilihnya,” jelas Joko, kemarin.

Sementara itu, terkait dengan penggunaan hak pilih warga yang berada di rumah sakit, lanjut Joko, sudah disiapkan TPS khusus untuk melayani pencoblosan. Dari sembilan rumah sakit di Pati, sejumlah TPS yang dekat disiapkan untuk melakukan jemput bola. Termasuk, tahanan di lembaga pemasyarakatan yang mempunyai hak pilih.

Diketahui, jumlah daftar pemilih tetap (DPT) Pilkada Pati 2017 sebanyak 1.034.256 pemilih. Sedangkan jumlah TPS-nya mencapai 2.295 TPS dan tersebar di 21 kecamatan. (Bud)

Artikel sebelumnyaGaleri Investasi Ternyata Bisa Picu Tumbuhnya Investor Baru di Jateng
Artikel selanjutnyaKPU: Ada Aplikasi Situng, Masyarakat Bisa Lihat Perolehan Suara Pilkada