OJK Dorong Anak Muda Memulai Bisnis Untuk Meningkatkan Kewirausahaan di Tanah Air

Semarang, 92.6 FM-Kalangan mahasiswa di Tanah Air merupakan kelompok masyarakat yang dianggap melek teknologi komunikasi, karena menguasai pengelolaan internet dan teknologi. Gaya hidup digital di kalangan mahasiswa dengan memiliki hand phone lebih dari satu, sehingga mahasiswa sangat terekspos dengan teknologi komunikasi. Hal itu dikatakan Ketua Dewan Komisioner Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Muliaman D Hadad, saat menjadi pembicara seminar nasional dengan tema The Strategy of Government to Build a Better Economy through Developing Young Entrepreneur in Indonesia, di Fakultas Ekonomi Universitas Islam Sultan Agung Semarang/ Selasa (24/1) pagi.

Menurut Muliaman, kalangan mahasiswa perlu didorong untuk bisa mengembangkan diri dalam hal kewirausahaan. Sehingga, dirinya sangat mendukung munculnya tenaga muda yang memulai usaha baru atau startup bisnis. Ia menjelaskan, banyaknya usaha rintisan yang dikelola anak muda, diharapkan bisa menjadi pelopor kebangkitan perekonomian nasional.

Muliaman menyebutkan, anak muda atau kalangan mahasiswa merupakan jiwa-jiwa kreatif, inovatif dan percaya diri. Termasuk, berani memulai dan bertindak serta tahan banting tidak mudah putus asa menghadapi risiko dan mampu mengatasinya. Oleh karena itu, OJK akan terus mendorong munculnnya jiwa kewirausahaan dari kalangan mahasiswa.

“OJK siap mendukung usaha yang dirintis mahasiswa atau anak muda, terutama dengan mendekatkan perbankan untuk mengucurkan kreditnya. Kalau perbankan masih belum berani mengucurkan kredit bagi startup bisnis anak muda, kita coba carikan alternatif pendanaan misalnya dengan modal ventura atau menjaring investor yang mau mendanai,” kata Muliaman kepada Radio Idola.

Muliaman berharap ada dukungan dari pemerintah daerah, untuk bisa mendorong terus munculnya jiwa-jiwa wira usaha muda dari kalangan mahasiswa atau anak muda. Misalnya dengan membina jalur distribusi pemasaran produk yang dihasilkan, serta adanya pembinaan dari dinas terkait. (Bud)

Artikel sebelumnyaDPRD Minta Pemkot Evaluasi OPD Secara Rutin Untuk Pantau Kinerjanya
Artikel selanjutnyaPedagang Baju Mandarin Mengeluh Penjualan Turun Dibanding Tahun Sebelumnya