“Rindang Jambu Air” Jadi Ikon Kampung Tematik Kelurahan Sembungharjo

Semarang, Idola 92.6 FM – Dengan kondisi geografis yang mendukung, Warga Rt.04/03 Kelurahan Sembungharjo, Kecamatan Genuk, Kota Semarang gencar menggarap program kampung tematik “Rindang Jambu Air”.

Lingkungan Sembungharjo yang tanahnya subur dan banyak pohon rindang memang berbeda dengan kondisi wilayah lainya di Kec Genuk yang berada di pesisir pantai seperti Kelurahan Terboyo Wetan atau Trimulyo.

Kondisi lahan tanah yang cukup subur di Kelurahan Sembungharjo inilah yang menjadi salah satu alasan warga menggarap kampung tematik dengan menanam jambu air merah delima.

Penanaman pohon jambu air tidak terlalu banyak menggunakan lahan yang luas, cukup ditanam di setiap pekarangan rumah-rumah warga.

Lurah Sembungharjo, Roihan, Minggu (5/1/17) menyampaikan harapan agar kampung tematik “Rindang Jambu Air” dapat mengangkat perekonomian warga setempat dari buah yang dihasilkan.

Penanaman Dan Perawatan

Hingga saat ini kurang lebih 70 pohon jambu sudah ditanam warga dengan usia bervariasi, mengingat sebelum adanya program kampung tematik pun sebagian warga telah menanam jambu air.

Bersama warga, 30 mahasiswa kuliah kerja nyata (KKN) angkatan XIV, Universitas Semarang (USM) turut dalam sosialisasi dan pelaksanaannya. Mahasiswa KKN yang ditugaskan di Sembungharjo diketuai oleh Sandi Pribadi.

Minimal, seminggu sekali pada akhir pekan mahasiswa KKN bersama Penyuluh Pertanian setempat, Akrim melakukan sosialisasi mulai dari cara menanam, merawat, komposting (pemupukan), hingga membuat produk olahan yaitu minuman sari jambu dan manisan.

Teguh Pramono, mahasiswa KKN USM yang menjalankan program kerja komposting menjelaskan, pemupukan menggunakan bahan-bahan alami, bukan menggunakan bahan-bahan buatan seperti urea.

Minuman olahan sari Jambu Air. (photo: Diaz)

“Komposting menggunakan bahan alami daun-daun kering yang telah dibusukkan dengan proses tertentu. Komposting ini bisa dilakukan sekaligus saat pertama menanam pohon jambu. Sebetulnya ada banyak cara alami selain ini yang bisa digunakan, misalnya menggunakan limbah rumah tangga pencucian air beras” ujarnya.

Akrim, yang sudah berpengalaman di bidang pertanian melengkapi, sesudah proses penanaman dan komposting itu, selanjutnya adalah cara merawat tanaman.

Merawat tanaman, juga bisa menggunakan bahan-bahan yang alami. Hal itu agar semaksimal mungkin buah jambu yang dihasilkan terhindar dari pupuk-pupuk yang tidak alami.

Membasmi Lalat Buah… (Klik halaman berikutnya)

1
2
Artikel sebelumnyaKPU Sudah Verifikasi Pemilih Yang Belum Masuk DPT Pilkada Serentak 2017
Artikel selanjutnyaPertamina Sebut Kenaikan Konsumsi Bright Gas 5,5kg Karena Kebijakan Ini