Sekda: Candi Borobudur Sementara Akan Ditutup Jumat Besok Untuk Wisatawan Perorangan

Semarang, 92.6 FM-Sebagai bentuk antisipasi akan adanya aksi unjuk rasa di kawasan Candi Borobudur, maka Pemprov Jateng untuk sementara waktu menutup candi terbesar di Indonesia itu pada Jumat (8/9). Hal itu sesuai dengan kesepakatan bersama yang dibuat dalam rapat koordinasi Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng dipimpin Sekda Sri Puryono, Rabu (6/9) di aula lantai dua gedung Gubernuran Jateng.

Sekda Jateng Sri Puryono mengatakan seluruh tokoh agama dan masyarakat sudah sepakat, untuk menjaga kondusivitas di wilayah Jawa Tengah. Elemen masyarakat yang berencana menggelar aksi unjuk rasa tragedi kemanusiaan di Myanmar itu, diarahkan pada kegiatan simpatik dan elegan. Misalnya dengan menggelar doa bersama, salat gaib dan penggalangan bantuan untuk dikirimkan ke pengungsi Rohingnya.

Sekda menjelaskan, sebagai langkah antisipasinya, maka Candi Borobudur akan ditutup sehari pada Jumat (8/9) besok dan wisatawan perorangan dilarang masuk.

“Kita yang perorangan tidak, tapi yang mancanegara dan grup sudah booking jauh hari tetap dibuka. Hanya sehari saja untuk wisatawan perorangan tidak bisa masuk ke Candi Borobudur. Apalagi sehari setelahnya, Pak Presiden juga akan ke Magelang,” kata Sri Puryono.

Pelaksanaan salat jumat, lanjut sekda, akan diarahkan ke Masjid An Nur Magelang. Nantinya, dalam kutbah akan diselipkan instruksi dan imbauan dari Presiden Joko Widodo terkait dengan tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinperindag: Pelaku UMKM Gunakan Elpiji Bersubsidi Masih Dianggap Wajar Karena Tak Salahi Aturan Permen ESDM 26 Tahun 2009
Artikel selanjutnyaMUI Jateng Minta Katib Salat Jumat Serukan Kedamaian Kepada Jamaah