MUI Jateng Minta Katib Salat Jumat Serukan Kedamaian Kepada Jamaah

Semarang, 92.6 FM-Selain kesepakatan tidak akan menggelar aksi unjuk rasa tragedi kemanusiaan Rohingya di Myanmar, kesepakatan lain yang dibuat Forum Kerukunan Umat Beragama (FKUB) Jateng adalah memusatkan ibadah salat Jumat di Masjid An Nur Magelang. Tidak hanya di Masjid An Nur Magelang, kegiatan simpatik dan elegan lainnya juga dilakukan di seluruh masjid di Jawa Tengah.

Ketua Majelis Ulama Indonesia (MUI) Jateng Achmad Darodji mengatakan karena bertepatan pada hari Jumat, maka ibadah salat Jumat dilengkapi dengan salat gaib. Bahkan, uang infak di setiap masjid nantinya diarahkan dan dikumpulkan untuk disalurkan kepada pengungsi Rohingya. Sehingga, tidak ada kelompok masyarakat yang tetap nekat menggelar aksi unjuk rasa di Candi Borobudur.

“Kita harapkan para katib salat Jumat besok untuk menyerukan kedamaian di kutbahnya. Isi kutbahnya menjelaskan bahwa Rohingnya sudah ditangani pemerintah. Ini juga saya minta, semua hasil kotak infak di masjid untuk pengungsi Rohingya,” kata Achmad Darodji.

Ketahui, Menteri Luar Negeri Retno Marsudi menemui Pemimpin Myanmar Aung Saan Suu Kyi. Ada empat hal yang dibahas dalam pertemuan itu, terkait krisis kemanusiaan warga Rohingya di Rakhine.

Empat hal yang disampaikan Retno ke Suu Kyi adalah mengembalikan stabilitas dan keamanan, menahan diri secara maksimal dan tidak menggunakan kekerasan. Serta, memberikan perlindungan kepada semua orang di Rakhine State tanpa memandang suku dan agama.

Selain itu, Retno juga meminta pentingnya membuka akses bantuan keamanan bagi warga Rohingya di Rakhine. (Bud)

Artikel sebelumnyaSekda: Candi Borobudur Sementara Akan Ditutup Jumat Besok Untuk Wisatawan Perorangan
Artikel selanjutnyaMencari Jalan Keluar Agar Lepas Dari Jerat Oligarki