100 KK Warga Jateng Dilepas Gubernur Menuju Daerah Transmigrasi

Gubernur Ganjar Pranowo berfoto bersama para transmigran sebelum berangkat ke Sumatera Barat.

Semarang, Idola 92.6 FM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo memberangkatkan 100 kepala keluarga (KK) ke UPT Padang Tarok Sp. 1 Kabupaten Sijunjung, Sumatera Barat di Balai Transito Dinas Tenaga Kerja dan Transmigrasi, Senin (10/12). Para transmigran yang diberangkatkan itu berasal dari 24 kabupaten di Jateng, di antaranya Kota Semarang, Kabupaten Brebes, Temanggung, Kota Surakarta dan Kabupaten Cilacap.

Sebelum berangkat ke lokasi transmigrasi, jelas Ganjar, para calon transmigran mendapat pelatihan keterampilan kerja di Balai Besar Latihan Masyarakat Yogyakarta selama sepekan. Sehingga, ketika berada di lokasi transmigrasi bisa segera menggarap lahan yang diberikan pemerintah seluas dua hektare. Yakni berupa tanah pekarangan lengkap dengan rumah tinggal, dan satu hektare lahan garapan.

Ganjar berharap, transmigran asal Jateng bisa betah berada di lokasi transmigrasi dan mampu mengelola lahan yang disediakan.

Gubernur Ganjar Pranowo menyerahkan alat kesenian kepada transmigran untuk dipergunakan di daerah transmigrasi.

“Mudah-mudahan akan bisa membantu mereka dengan masa depan lebih baik. Indonesia juga akan diisi keragaman dari berbagai daerah. Mudah-mudahan ekonomi mereka juga akan lebih baik, setelah ikut transmigrasi,” kata Ganjar.

Sementara itu, Kepala Dinakertrans Jateng Wika Bintang menambahkan, pihaknya sudah memberikan pembekalan bagi kaum pria berupa keterampilan pertanian dan perkebunan. Sedangkan kaum perempuan, dilatih mengolah hasil panen pertanian atau perkebunan.

Menurutnya, pemprov masih akan mengirimkan lagi calon transmigran ke Sumatera Barat dan Sulawesi dalam waktu dekat.

“Masih ada 41 KK yang akan diberangkatkan dalam waktu dekat. 20 KK di antaranya berangkat ke Sijunjung, Sumatera Barat dan sisanya ke Sulawesi. Nanti, sampai akhir Desember 2018 sudah tercapai 170 KK kurang lebih 700 jiwa,” ucap Wika. (Bud)

Artikel sebelumnyaGanjar: Stop Buang Sampah ke Sungai, Ingat Bencana Banjir Bisa Datang Karena Saluran Air Tersumbat
Artikel selanjutnyaRibuan APK Melanggar Ketentuan Ditertibkan Bawaslu Jateng

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini