Ada Pilkada di Jateng Tak Pengaruhi Inflasi

Semarang, Idola 92.6 FM – Kepala Badan Pusat Statistik (BPS) Jawa Tengah Margo Yuwono mengatakan menghadapi gawe politik, pihaknya tidak terlalu mengkhawatirkan. Sebab, pemilihan bupati/wali kota di tujuh daerah dan pemilihan gubernur, tidak memengaruhi laju inflasi.

Menurutnya, di Jateng tidak ada geliat yang menyebabkan perekonomian berdampak buruk, sehingga memengaruhi tingkat inflasi. Sebab, inflasi berkaitan dengan pola permintaan dan ketersediaan barang yang ada di Jateng. Apabila persediaan barang dianggap cukup untuk memenuhi kebutuhan, maka tidak ada lonjakan inflasi di Jateng.

“Kalau permintaannya meningkat, secara pasokan cukup, biasanya tidak perlu dikhawatirkan. Yang justru perlu diantisipasi misalnya pas pesanan untuk cetak kaos atau atribut kampanye atau apapun dan permintaannya tinggi sementara persediaan relatif sedikit atau harus didatangkan dari luar Jawa Tengah, itu barang kali bisa inflasi tinggi. Tapi saya lihat, Jawa Tengah baik pasokan atau permintaan selama pilkada ini cukup,” kata Margo di Semarang.

Lebih lanjut Margo menjelaskan, biasanya pelaksanaan pesta demokrasi rakyat berkaitan atau mempunyai pengaruh terhadap pertumbuhan ekonomi di sektor usaha kecil dan besar tetapi tidak terhadap indeks harga konsumen.

“Berkaitan dengan penyediaan perangkat kampanye atau alat peraga kampanye, bisa memberi dampak positif terhadap pertumbuhan ekonomi di sektor tertentu. Misalnya adalah usaha percetakan dan sablon serta pengusaha garmen,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaEra Revolusi Industri 4.0 di Depan Mata, 2 Cagub Jateng Punya Cara Berbeda Menyikapinya
Artikel selanjutnyaPLN Gandeng Kejagung Tuntaskan Program 35 Ribu MW