Pemprov Akan Evaluasi Data KPM Setiap 3 Bulan

Semarang, Idola 92.6 FM – Gubernur Jawa Tengah Ganjar Pranowo meminta, data keluarga penerima manfaat (KPM) beras sejahtera (rastra) harus bisa dikelola dengan baik dan diperbaiki secara periodik. Sehingga, penerima rastra di Jateng benar-benar tepat sasaran. Pernyataan itu dikatakannya, di sela peluncuran bantuan sosial (Bansos) Rastra 2018 di halaman kantor gubernuran, Jumat (9/2) untuk wilayah Kabupaten Semarang dan Demak.

Menurut Ganjar, penyerapan rastra di provinsi ini pada tahap pertama belum mencapai 100 persen. Sehingga, pada tahapan berikutnya harus lebih baik lagi.

Pada tahap pertama, yakni akhir Januari 2018, jelas Ganjar, di 29 titik distribusi di 29 kabupaten di Jateng baru terserap 93,76 persen saja. Padahal, jumlah KPM di Jateng sebanyak 2.437.680 orang dengan total beras sebanyak 24.736.800 kilogram.

“Agar memastikan bahwa itu ya sampai pada tangan yang benar. Barang kali bisa dilakukan evaluasi dan pendataan validasi, sehingga dinamika pergerakan data itu bisa terus dilakukan. Saya sudah mengusulkan data ini di update by system setiap tiga bulan sekali, sehingga diharap tepat sasaran,” kata Ganjar.

Sementara, Kepala Dinas Sosial Nur Hadi menambahkan, dengan adanya bantuan beras ini diharapkan para keluarga miskin bisa terbantu. Karena, jika sebelumnya harus melakukan penebusan beras sebanyak 15 kiilogram seharga Rp24 ribu, sekarang cukup menunjukkan Kartu Keluarga Sejahtera (KKS) saja.

“Dan tentu ini akan membantu banyak hal, terutama membantu mengatasi melonjaknya harga beras. Setiap keluarga akan menerima 10 kilogram beras,” ujar. (Bud)

Artikel sebelumnyaSudahkah Dunia Pendidikan Kita Didesain untuk Melahirkan Para Profesional?
Artikel selanjutnya[PhotoEvent] Panggung Civil Society Februari 2018