Bagaimana Menyiapkan Pola Pengasuhan Anak di Era Digital?

Semarang, Idola 92.6 FM – Orangtua mempunyai tanggung jawab untuk menyiapkan anak mempunyai kecakapan emosional terutama pada era digital ini. Selain mengajarkan kecakapan digital kepada anak, orangtua bertanggung jawab memberikan pengasuhan digital dengan menemani dan mengawasi ketika anak mengakses media digital.

Merujuk Kompas (16/05/2019), di era saat ini, keterampilan digital yang dimiliki akan bahaya kalau tidak ada kecakapan emosional dari anak. Kecakapan emosional dalam konteks ini berarti anak memahami pola interaksi di media digital. Anak mengerti privasi yang harus dijaga ketika menggunakan media digital termasuk batasan dalam berbagi informasi seperti foto dan video. Hal ini, untuk mencegah terjadinya adiksi dalam bermedia digital, perundungan digital (cyberbullying) dan eksploitasi seksual.

Terkait persoalan ini, menurut Aulia Hadi—peneliti pada Pusat Penelitian Kemasyarakat dan Kebudayaan LIPI, sayangnya sebagian besar orangtua beranggapan anaknya lebih memahami media digital daripada mereka sehingga kecakapan bermedia digital yang seharusnya diajarkan orangtua tidak dilakukan. Orangtua pun cenderung enggan belajar mengenai dunia digital.

Lantas, bagaimana pola pengasuhan anak di era digital? Apa perbedaannya dengan era sebelumnya? Di mana titik-titik krusial yang harus kita kuasai dan antisipasi?

Guna menjawab pertanyaan-pertanyaan itu, Radio Idola Semarang berdiskusi dengan beberapa narasumber, yakni: Aulia Hadi (Peneliti dari Pusat Penelitian Kemasyarakatan dan Kebudayaan LIPI) dan Ayah Edy (Pakar Pendidikan Anak dan Keluarga). (Heri CS)

Berikut diskusinya:

Artikel sebelumnyaMemahami Bahaya Content-content Daring yang Memicu Radikalisme dan Bagaimana Menangkalnya?
Artikel selanjutnyaMemprihatinkan, Konsumsi Ikan di Jawa Tengah Masih Rendah

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini