Dengan Kampung Jawi, Ekonomi Warga Jadi Meningkat

Koordinator Kampung Jawi Kecamatan Gunungpati, Siswanto (kanan) saat mengajak wisatawan menikmati Pasar Jaten.
Koordinator Kampung Jawi Kecamatan Gunungpati, Siswanto (kanan) saat mengajak wisatawan menikmati Pasar Jaten.

Semarang, Idola 92.6 FM – Pemkot Semarang menetapkan sejumlah kampung yang ada, sebagai destinasi wisata alternatif dengan mengangkat potensi sekitar. Salah satunya adalah Kampung Jawi yang ada di Kalialang Lama, Sukorejo, Kecamatan Gunungpati.

Koordinator Kampung Jawi, Siswanto mengatakan kampungnya ditetapkan sebagai kampung tematik, untuk mengangkat kembali budaya dan adat leluhur kepada generasi muda. Mulai dari bahasa, kebiasaan dan seni tradisional.

Siswanto menjelaskan, selain mengangkat budaya lokal dan adat istiadat Jawa, pihaknya juga menghadirkan beragam kuliner setempat. Yakni, melalui angkringan pinggir kali yang belakangan semakin ramai dikunjungi wisatawan di luar Kota Semarang.

Menurutnya, dengan adanya angkringan pinggir kali di Kampung Jawi bisa mengangkat kesejahteraan masyarakat setempat.

“Alhamdulillah, kalau kita bicara terkait dengan Kampung Jawi atau kampung tematik Kota Semarang kita sebagai warga mendukung program dari bapak wali Kota Semarang. Tentunya, untuk bisa bertanggung jawab dalam hal kita mendapat tagline itu. Alhamdulillah sampai sekarang kita terus berinovasi dan berbenah, terkait dengan adanya Kalialang Lama yang ditetapkan sebagai kampung tematik. Kita mencoba menggali dari potensi warga, apa saja yang bisa kita dibuat dalam hal berkesenian dan lainnya,” kata Siswanto, Rabu (25/9).

Lebih lanjut Siswanto menjelaskan, kini masyarakat sudah bisa merasakan dampak dari Kampung Jawi yang semakin dikenal wisatawan luar Kota Semarang.

“Kalau di hari biasa di luar week end, itu ada 170an wisatawan yang datang. Kalau pas week end dan berbarengan dengan event, jumlahnya bisa ratusan orang hingga ribuan,” jelasnya.

Setiap bulannya, lanjut Siswanto, perputaran uang yang ada di Kampung Jawi bisa mencapai ratusan juta rupiah. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinas ESDM Jateng Siap Ajak Pengusaha Pakai B30
Artikel selanjutnyaSatu Dekade Ponpes Askhabul Kahfi Telah Cetak Puluhan Santri Berprestasi

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini