Jamin Pasokan BBM Lancar di Tol Trans Jawa, Pertamina MOR IV Siapkan SPBU Portable

Semarang, Idola 92.6 FM – Pertamina MOR IV sejak jauh hari telah memersiapkan perangkat pendukung kelancaran di hari raya, terutama kebutuhan bahan bakar minyak (BBM) yang ada di jalan tol Trans Jawa dan melintas wilayah Jawa Tengah.

General Manager Pertamina MOR IV Tengku Fernanda mengatakan, wilayah Jateng juga kebagian ruas jalan tol Trans Jawa, sehingga harus dipersiapkan betul infrastruktur penunjang kelancaran di ruas tol tersebut. Yakni, mulai dari Pejagan hingga Kota Semarang, dan lanjut Semarang menuju selatan ke Surakarta dan Sragen perbatasan dengan Jawa Timur.

Menurutnya, karena masih minim ketersediaan SPBU di ruas tol Trans Jawa yang ada di wilayah Jateng-DIY, maka harus dipersiapkan adanya SPBU sementara atau portable.

Saat ini, jelas Fernanda, SPBU portable baru tersedia di tujuh titik dan akan bertambah sesuai dengan permintaan dan kondisi di lapangan hingga menjelang hari raya. Hal itu sama dengan operasi Lebaran pada tahun kemarin, dan dinilai masih mampu melayani para pemudik.

“Tantangan khusus bagi kami di MOR IV adalah karena sudah diaktifkannya jalan tol Trans Jawa, sementara SPBU yang ada di kedua sisi itu baru tiga di wilayah kita. Karena baru ada tiga SPBU yang operasi, maka kita siapkan SPBU sementara. Sekarang sudah ada di tujuh titik, dan akan ditambah sesuai dengan kebutuhan dan jika tempatnya memungkinkan. SPBU portable akan ditempatkan di rest area yang tempatnya luas. Saat ini, dari tujuh titik itu tiga ada di jalur Jakarta-Surabaya dan sisanya dari Surabaya-Jakarta. Kami juga akan siapkan BBK dalam kemasan untuk memenuhi kebutuhan masyarakat,” kata Fernanda, belum lama ini.

Fernanda lebih lanjut menjelaskan, dengan menyiapkan SPBU sementara atau modular itu, akan memerkuat pasokan dan suplai BBM di ruas jalan tol Trans Jawa saat pergerakan arus mudik dan bali Lebaran nanti.

“Pada saat arus mudik Lebaran nanti, keberadaan SPBU portable ini akan ditambah jika memang dianggap masih kurang. Terutama, di ruas tol yang masih memiliki tempat memungkinkan dipasang SPBU portable. Kalau sembarangan pasang, nanti bisa ditegur Kementerian Perhubungan atau aparat kepolisian,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaUndip Bersiap Jadi Universitas Berkelas Dunia
Artikel selanjutnyaTerdakwa Kasus Korupsi Mading Elektronik Kendal Kembalikan Uang Kerugian Negara Rp4,4 M ke Kejati Jateng