Peduli Kesehatan Mata, Pertamina Edukasi Penggunaan Gawai

Pegawai Pertamina Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Adi Sutjipto saat mendampingi siswa SD di Kabupaten Sleman, pemeriksaan mata gratis.

Semarang, Idola 92.6 FM – Kesehatan mata merupakan harta yang paling berharga, dan harus dijaga dengan rajin memeriksa kesehatan ataupun mengurangi penggunaan gawai setiap harinya. Karena, kelelahan mata akibat kebanyakan memadang layar televisi atau gawai serta komputer akan memicu mata minus atau rabun jauh.

Operation Head Depot Pengisian Pesawat Udara (DPPU) Adi Sutjipto, Agus Rudiyanto mengatakan program corporate social responsibility (CSR) Pertamina kali menyasar tentang kesehatan mata pada anak. Sehingga, dua sekolah dasar di Kabupaten Sleman menjadi lokasi sasaran. Yakni SDN Kalongan I, dan SDN Sorogenen I.

Menurutnya, Pertamina perlu memberikan edukasi bagaimana menjaga kesehatan mata dan menanggulangi kerusakan mata pada anak sejak dini.

Agus menjelaskan, dengan Pertamina memberikan tes mata dan kacamata gratis bagi siswa yang di diagnosa mengalami rabun Jauh maka akan mendapatkan manfaatnya. Sebab, dari kedua sekolah itu ada 307 siswa yang mendapat kaca mata gratis maupun pemeriksaan mata gratis.

“Program ini merupakan salah satu bentuk kepedulian, sekaligus membuktikan kepada stakeholder bahwa DPPU Adi Sutjipto berkomitmen dalam meningkatkan tingkat kesehatan masyarakat di daerah operasionalnya. program-program CSR yang kami berikan, selalu kami evaluasi dan kami sesuaikan dengan kebutuhan masyarakat sekitar. Salah satunya tentang fenomena maraknya anak sekolah yang kecanduan gadget, itu yang menjadi alasan kami memasukkan kegiatan ini dalam program CSR kami,” kata Agus dikutip dari rilis.

Sementara itu, Unit Manager Communication & CSR Pertamina MOR IV Andar Titi Lestari menyatakan, dalam rangka memeringati Hari Gizi Nasional tahun ini pihaknya melaksanakan sejumlah kegiatan kemasyarakatan. Tidak hanya di Sleman,
Tapi juga di TBBM Rewulu di Kabupaten Bantul. Yakni dengan program kesehatan Superhero’s Stamina, atau Semua Harus Mengurangi Hipertensi dan Faktor Risiko Bersama MMSA X Pertamina serta Stamina on Studi (MMSA X Pertamina Stop Ulangi Diabetes). Kegiatan itu dilaksanakan di Dusun Karang Lo, Desa Argomulyo, Kecamatan Sedayu.

Menurut Andar, berdasarkan hasil sosial mapping yang dilakukan Pertamina TBBM Rewulu diketahui banyak warga di Desa Argomulyo memiliki riwayat penyakit diabetes dan hipertensi. Sehingga, Pertamina memberikan penyuluhan kepada warga tentang pola hidup sehat agar terhindar dari penyakit tersebut.

“Bahwa dari semua kegiatan yang dilakukan, merupakan bukti Pertamina berupaya memberikan positif bagi percepatan pencapaian target penerapan perilaku hidup bersih dan sehat di masyarakat. Karena dengan menerapkan pola hidup sehat dan makan dengan gizi, seimbang akan meningkatkan usia harapan hidup masyarakat,” jelas Andar. (Bud)

Artikel sebelumnyaGelombang Tinggi, BMKG Maritim Imbau Nelayan Tak Melaut Dulu
Artikel selanjutnyaFebruari, Dinaskertrans Jateng Akan Pantau Perusahaan Untuk Bayar UMK 2019

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini