Waspadai Makanan Kedaluwarsa, Hati-hati Saat Beli Parcel Lebaran

ilustrasi

Semarang, Idola 92.6 FM-Sudah menjadi hal yang lumrah jika di hari raya Lebaran, saling berkirim bingkisan atau parcel. Bahkan, banyak orang yang kemudian memilih praktis dengan membeli parcel siap antar.

Ketua LP2K Ngargono mengatakan tidak sulit sekarang ini untuk menemukan toko atau minimarket hingga supermarket, yang menyediakan parcel Lebaran. Mulai harga ratusan ribu rupiah, hingga yang berharga jutaan rupiah.

Namun, jelas Ngargono, membeli parcel Lebaran bukan tanpa risiko. Sebab, jika tidak jeli maka dikhawatirkan di dalam parcel itu terdapat produk-produk yang telah kedaluwarsa.

Oleh karena, lanjut Ngargono, para konsumen wajib meneliti sebelum membeli parcel itu untuk hantaran kerabat atau kolega.

“Untuk melakukan pengawasan terhadap parcel-parcel yang sudah dikemas, perlu dilakukan semua pihak. Tidak hanya Balai POM, Dinas Kesehatan tapi juga masyarakat. Karena, di situ walaupun sudah dikemas sebetulnya konsumen punya hak untuk bisa meneliti satu per satu. Oleh karena itu, saya kira sebelum konsumen memutuskan membeli parcel yang dalam kemasan perlu dilihat kondisi barangnya. Atau, saran saya biar aman ya beli barang dan kita kemas sendiri,” kata Ngargono, belum, lama ini.

Lebih lanjut Ngargono menjelaskan, untuk memastikan produk yang ada di dalam parcel itu masih layak konsumsi harus dilihat tanggal kedaluwarsanya. Minimal, tanggal kedaluwarsanya hingga setahun ke depan.

“Jangan buru-buru membeli parcel, walau harganya sampai ratusan ribu rupiah. Teliti dulu satu per satu, dan kalau perlu minta pegawai toko membuka parcel yang akan dibeli,” jelasnya.

Selain itu, lanjut Ngargono, perlu juga memastikan produk di dalam parcel dalam kondisi bagus kemasannya. Pastikan tidak ada yang bocor atau berubah warna, apalagi jika berbentuk kaleng kemudian penyok. (Bud)

Artikel sebelumnyaButuh Isi Daya Baterai HP, Silakan Mampir di Posko Mudik Milik PLN
Artikel selanjutnya10 SPBU Baru Resmi Beroperasi di Tol Trans Jawa, Pemudik Tak Perlu Khawatir Kehabisan BBM
Wartawan senior Radio Idola Semarang.