Jateng Butuh Tambahan 20 Tenaga Laboratorium COVID-19

Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo menyampaikan kebutuhan yang harus dipenuhi untuk mengejar target pemeriksaan tes COVID-19

Semarang, Idola 92,6 FM-Dalam upaya meningkatkan jumlah pemeriksaan tes COVID-19 yang hampir lima ribu tes per hari, Jawa Tengah membutuhkan tambahan kurang lebih 20 tenaga laboratorium. Oleh karena itu, pemprov meminta Dinas Kesehatan Jateng untuk segera mencari tenaga tambahan tersebut.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan peningkatan pemeriksaan tes COVID-19 sebanyak 4.991 tes per harinya itu, merupakan arahan dari pemerintah pusat. Saat ini, kapasitas laboratorium pemeriksaan COVID-19 di Jateng sudah mencapai hampir empat ribu tes per hari.

Ganjar menjelaskan, untuk mengejar target pemeriksaan COVID-19 sebanyak hampir lima ribu tes per hari itu dibutuhkan tambahan kurang lebih 20 tenaga laboratorium. Pemprov sudah berkoordinasi dengan Kementerian Kesehatan, untuk bisa membantu dalam penambahan tenaga laboratorium yang dibutuhkan itu.

“Kesiapan yang melakukan testing sebanyak 4.991 tes per hari, itu butuh kurang lebih 20 tenaga lab tambahan. Bah, tambahan dari 20 tenaga lab ini kita minta Dinkes untuk cari. Karena kemarin, kita sudah bicara dengan pak menkes, dan pak menkes siap untuk membantu,” kata Ganjar, Selasa (28/7).

Kepala Dinkes Jateng Yulianto Prabowo menambahkan, tidak hanya penambahan tenaga laboratorium saja yang dibutuhkan untuk mengejar target tes COVID-19 sebanyak 4.991 tes per hari itu. Namun, masih ada kebutuhan lain yang harus dipenuhi dan jumlahnya tidak sedikit.

Menurutnya, salah satu yang paling utama adalah kebutuhan Reagen untuk memeriksa sampel COVID-19. Padahal, harga untuk Reagen diketahui tidak murah.

“Ya tentunya kalau tesnya ingin bertambah, maka Reagennya harus tambah. Reagen itu tidak murah. Selain itu, kebutuhan APD juga pasti meningkat. Ini juga diikuti dengan bahan-bahan habis pakai lainnya, dan pastinya harus meningkat. Pengadaan-pengadaan itu yang diperlukan untuk mengejar target tes COVID-19,” ucap Yulianto.

Lebih lanjut Yulianto menjelaskan, Dinkes Jateng saat ini sedang menyiapkan sejumlah tempat untuk dijadikan laboratorium pemeriksaan COVID-19. Di antaranya adalah Universitas Kristen Satya Wacana (UKSW) Salatiga, dan laboratorium milik Balai Besar Pengawasan Obat dan Makanan (POM) Semarang. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaPemprov Jateng Masifkan Edukasi Kebiasaan Baru Tanpa Pemidanaan
Artikel selanjutnyaPLN Imbau Warga Tak Main Layang-layang Dekat Jaringan Listrik