Indari Mastuti, Pendiri Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis

Indari Mastuti
Indari Mastuti, Penulis/Pendiri Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis. (Photo: dok pribadi)

Semarang, Idola 92.6 FM – Mengenal Indari Mastuti, penulis yang juga pendiri Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). Produktivitas menulisnya justru melesat selama pandemi Covid-19. Hanya dalam waktu enam bulan, ia sudah menerbitkan 61 buku dan 100 judul e-book. Lewat jejaring Ibu-Ibu Doyan Nulis, seluruhnya laris terjual.

Indari Mastuti dan Anak
Indari Mastuti bersama putri sulungnya, Qanita Muthmainatunnisa, tetap produktif menulis selama pandemi Covid-19. (Photo: dok pribadi)

Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis berdiri sejak 2010 dan berkembang cukup pesat. Hingga kini, sudah 22 ribu ibu yang ambil bagian di komunitas tersebut. Indari tergerak membentuk IIDN supaya para ibu rumah tangga bisa berkarya. Khususnya yang ingin menjadi penulis.

Selengkapnya mengenai aktivitas Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis dan buku-buku yang dihasilkan, berikut ini wawancara radio Idola Semarang dengan Indari Mastuti, penulis yang juga pendiri Komunitas Ibu-Ibu Doyan Nulis (IIDN). (her)

Berikut podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaDinas Pendidikan Jateng Mulai Uji Coba Sekolah Tatap Muka
Artikel selanjutnyaBagaimana Mewujudkan Langkah Bersama untuk Melawan Kekerasan terhadap Perempuan?
Jurnalis senior dan gate keeper Radio Idola Semarang