Kapolda Ingatkan Anggota Soal Protokol Kesehatan Saat Jaga TPS

Pasukan yang akan mengamankan TPS
Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi memeriksa pasukan yang akan mengamankan TPS Pilkada Serentak 2020, kemarin.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kapolda Jawa Tengah mengingatkan kepada seluruh anggota yang menjaga Tempat Pemungutan Suara (TPS), untuk selalu menegakkan protokol kesehatan di lokasi pengamanan. Tujuannya, untuk mencegah terjadinya penularan virus Korona di TPS.

Kapolda Jateng Irjen Pol Ahmad Luthfi mengatakan seluruh personel yang bertugas melakukan pengamanan TPS, sudah dilakukan pemeriksaan bebas COVID-19 melalui tes swab antigen. Total personel yang diturunkan menjaga TPS di 21 kabupaten/kota di Jateng, berjumlah 14.575 orang.

Kapolda menjelaskan, personel selama bertugas mengamankan TPS juga wajib mengingatkan masyarakat pemilih untuk tertib pada protokol kesehatan. Yakni selalu memakai masker, menjaga jarak dan mencuci tangan dengan sabun atau hand sanitizer.

Menurutnya, pilkada di masa pandemi harus menjadi perhatian semua pihak dalam upaya memutus penularan virus Korona.

“Tidak ada anggota Polri yang menggunakan senjata api, pada saat PAM siaga. Polda Jawa Tengah khususnya anggota Polri yang terlibat PAM giat Mantap Praja atau pilkada ini, menjadi contoh bagi masyarakat untuk menggunakan protokol kesehatan. Karena perintah saya, Anda berangkat sehat dan pulang harus sehat. Tidak ada klaster COVID-19 selama pilkada, termasuk anggota Polri dan masyarakat kita. Jadi, Polri Jawa Tengah menjamin keamanan hak pilih masyarakat sehingga semuanya siap,” kata kapolda, kemarin.

Komisioner Kompolnas Yusuf saat meninjau kesiapan pengamanan pilkada yang dilakukan Polda Jateng menyatakan, wilayah Jateng merupakan provinsi dengan jumlah kabupaten/kota cukup banyak pelaksanaan pilkadanya.

Oleh karena itu, pihaknya ingin memastikan bahwa Polda Jateng bisa melakukan pengamanan pilkada dengan baik.

“Untuk pilkada di Jawa Tengah ini kita yakin aman, tertib dan demokratis. Karena ini pilkada serentak yang pertama dalam sejarah Republik Indonesia, yaitu pilkada di tengah pandemi. Oleh karena itu, kehadiran Kompolnas untuk memberi semangat Polda Jawa Tengah di dalam pengamanan pilkada benar-benar aman sesuai dengan yang diatur UU Pilkada,” ujar Yusuf.

Yusuf berharap, pelaksanaan pilkada di 21 kabupaten/kota di Jateng bisa berjalan dengan aman dan tertib. (Bud)

Artikel sebelumnyaMungkinkah Ekonomi Mulai Digerakkan Sambil Protokol Kesahatan Terus Diketatkan?
Artikel selanjutnyaPolda Jateng Tangkap Penyebar Video Azan Jihad di Surabaya