Libur Pilkada, Pertamina Pastikan Pasokan BBM Aman

Operator SPBU
Operator SPBU melayani pembeli BBM dengan protokol kesehatan.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pertamina MOR IV memastikan, pasokan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji di wilayah Jawa Tengah-Yogyakarta saat libur pilkada tetap aman. Bahkan, ketahanan stok BBM dan elpiji dijamin hingga 15 hari ke depan.

Pjs Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR IV Marthia Mulia Asri mengatakan saat libur Pilkada Serentak 2020, pihaknya sudah memastikan sarana dan prasarana serta kesiapan stok BBM dan elpiji tetap aman. Bahkan, penyaluran BBM dan elpiji tetap dilakukan secara normal meskipun 9 Desember 2020 ditetapkan sebagai hari libur nasional.

Thia menjelaskan, pihaknya terus melakukan pemantauan penyaluran BBM dan elpiji di 21 kabupaten/kota di Jateng dan tiga kabupaten di Yogyakarta. Sehingga, ketersediaan stok BBM dan elpiji selama libur nasional pilkada masih aman.

Menurutnya, per Desember 2020 ini konsumsi BBM masih di bawah rerata normal sebelum terjadi pandemi. Untuk jenis Gasoline berada di angka 11.580 Kilo Liter (KL), dan Gasoil sebesar 5.780 KL. Namun untuk elpiji, ada kenaikan empat persen bila dibanding sebelum ada pandemi. Yakni 4.200 Metric Ton (MT), dari sebelumnya 4.050 MT.

“Untuk konsumsi rata-rata harian sendiri di Jawa Bagian Tengah masih di bawah konsumsi sebelum pandemi, yaitu di bulan Januari dan Februari. Sementara konsumsi elpiji sudah ada kenaikan, yaitu empat persen dari rata-rata normal tapi ini masih dalam batas normal sesuai alokasi yang ditentukan pemerintah. Kesiapan stok BBM dan elpiji kami di tujuh terminal memiliki coverage day 10 hingga 15 hari ke depan,” kata Thia, Selasa (8/12).

Marthia Mulia Asri, Pjs Unit Manager Communication, Relations & CSR Pertamina MOR IV:

Lebih lanjut Thia menjelaskan, penyaluran BBM dan elpiji di wilayah Jateng-DIY dilakukan melalui tujuh terminal BBM. Di antaranya adalah Integrated Terminal Semarang, Integrated Terminal Cilacap dan Fuel Terminal Rewulu.

“Kalau untuk elpiji dilayani 43.020 pangkalan elpiji bersubsidi, dan 7.824 pangkalan elpiji nonsubsidi untuk wilayah Jawa Tengah. Kalau wilayah Yogyakarta dilayani 5.543 pangkalan elpiji bersubsidi, dan 1.124 pangkalan elpiji nonsubsidi,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnya245 Pelanggaran Prokes Selama Kampanye Pilkada
Artikel selanjutnyaPenerimaan Pajak DJP Jateng I Capai 23,34 T

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini