Mengenal Pemuliaan Mutasi Sorgum bersama Prof Soeranto Human

Sorghum training fellows
Sorghum training fellows di BATAN dari Malaysia, Malawi dan Togo. (Photo: dok Soeranto Human)

Semarang, Idola 92.6 FM – Pemuliaan tanaman merupakan salah satu cara meningkatkan hasil yang optimal di samping perbaikan teknik budidaya. Salah satu teknik pemuliaan adalah pemuliaan mutasi (mutation breeding) yang menggunakan teknologi nuklir untuk menginduksi mutasi pada materi genetik.

Prof. Dr. Ir. Soeranto Human, MSc
Prof. Dr. Ir. Soeranto Human, MSc

Mengapa? Karena nuklir mempunyai energi yang tinggi untuk mengubah struktur atau komposisi materi genetik tanaman seperti kromosom dan DNA (deoxyribonucleic acid) sehingga diperoleh varietas tanaman yang diinginkan. Di Indonesia, pemuliaan mutasi ini antara lain dilakukan di Pusat Aplikasi Teknologi Isotop dan Radiasi (Patir) Badan Tenaga Nuklir Nasional (Batan) Jakarta.

Mutan sorgum BATAN
Mutan sorgum BATAN: pendek, genjah dan daun tetap hijau setelah biji dipanen (stay green). (Photo: dok Soeranto Human)

Lalu ada berapa jenis sorgum di dunia? Apakah semuanya bisa dikonsumsi oleh manusia? Apa saja yang terkandung dalam sorgum?

Selengkapnya, mengenal lebih jauh mengenai pemuliaan mutasi sorgum untuk kesejahteraan masyarakat, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Prof Dr Ir Soeranto Human, Msc, peneliti sorgum Patir Batan Jakarta. (yes/ her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaPemkab Klaten Siapkan Skenario Jika Pilkada Digelar di Pengungsian
Artikel selanjutnyaMeneropong Ekonomi Indonesia 2021 di Tengah Makin Meningkatnya Utang Kita

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini