Pemprov Jateng Barengkan Pembahasan APBD Perubahan 2020 dan RAPBD 2021 Untuk Tangani Pandemi

Ganjar Pranowo, Gubernur Jawa Tengah

Semarang, Idola 92,6 FM-Pemprov Jawa Tengah menjawab permintaan Presiden Joko Widodo untuk segera memulihkan perekonomian, dengan membarengkan pembahasan APBD Perubahan 2020 dan RAPBD 2021 pada tahun ini. Rencananya, seluruh anggaran akan lebih banyak pada sektor padat karya agar masyarakat mulai menggeliat perekonomiannya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan sesuai dengan arahan dari Presiden Jokowi, maka pemprov mencoba bergerak cepat untuk bisa memenuhi arahan tersebut. Tidak hanya berbicara soal stimulus ekonomi bagi pelaku UKM maupun UMKM, tetapi juga seluruh sendi perekonomian di masyarakat.

Ganjar menjelaskan, yang akan dilakukan Pemprov Jateng adalah menggeliatkan kembali perekonomian di masyarakat. Sehingga, daya beli warga Jateng bisa terangkat.

Menurutnya, upaya yang dilakukan dengan membahas APBD Perubahan 2020 dan RAPBD 2021 secara bersama di tahun ini.

“RAPBD 2021 sama APBD Perubahan 2020, rencananya mau kita barengkan. Kalau itu terjadi, maka pesan presiden untuk menggelindingkan ekonomi harapan kita bisa dilakukan dalam tahun ini tidak lagi menunggu tahun depan. Sehingga, tanggap daruratnya secara ekonomi dilakukan tahun ini dan transisinya dilakukan tahun ini serta recovery mulai tahun depan. Ya Alhamdulillah, APBD kita tahun ini tidak terlalu terguncang, sehingga kita harapkan biaya-biaya bisa kita masukkan,” kata Ganjar

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, untuk jaring pengaman ekonomi ini juga akan digerakkan untuk memulihkan perekonomian masyarakat. Oleh karena itu, pihaknya sedang berkonsultasi dengan Badan Pengawasan Keuangan dan Pembangunan (BPKB) Jateng.

“Proyek-proyek besar kita itu, memang difokuskan untuk padat karya. Biar masyarakat bisa bekerja, dan ekonominya pulih,” tandasnya. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaDapatkah Ego Sektoral Dihilangkan Hanya dengan Imbauan?
Artikel selanjutnyaPembangunan Tol Semarang-Demak Baru 8 Persen