Pemprov Jateng Ingatkan Bupati/wali kota Tak Lakukan Kegiatan Masal

Petugas kesehatan memeriksa suhu tubuh dengan termo gun.

Semarang, Idola 92,6 FM-Ancaman wabah virus Korona masih menjadi momok bagi semua orang, sehingga harus ada langkah-langkah serius di dalam mengatasi dan mengantisipasi penyebaran COVID-19. Oleh karena itu, Pemprov Jawa Tengah mengingatkan kepada bupati/wali kota untuk tidak melakukan kegiatan yang sifatnya pengumpulan massa.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan setiap bupati/wali kota di Jateng harus bisa memahami kondisi wilayahnya masing-masing, terkait ancaman dari penyebaran virus Korona. Bahkan, kegiatan-kegiatan yang sifatnya pengumpulan massa harus dihindarkan.

Ganjar menjelaskan, yang perlu dilakukan bupati/wali kota adalah melakukan pemeriksaan COVID-19 secara masif di wilayahnya masing-masing. Baik dengan Rapid Test masal, maupun langsung tes usap.

Menurutnya, peta persebaran dari COVID-19 harus diketahui setiap kepala daerah untuk mengambil tindakan pencegahan dan penanganannya.

“Agar acara-acara masal jangan dulu. Kalau kita melihat kondisi yang terjadi hari ini di Jawa kan sedang berkembang ya, di Jawa Tengah iya di Jawa Barat juga dan Jawa Timur sama DKI juga sama. Ayo kita punya sense, jangan ada acara keramaian dulu untuk kita menjaga. Akan lebih baik sebenarnya, aktivitas itu didorong pada testing dan testing. Jadi, coba lakukan tes masif dulu agar kita bisa tahu sebenarnya kondisi petanya seperti apa,” kata Ganjar, Selasa (14/7).

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, langkah yang diambil Pemkot Semarang dengan memasifkan pemeriksaan tes COVID-19 harus bisa dijadikan contoh. Meskipun dampak yang terjadi adalah peningkatan jumlah kasus positif, namun hal itu bisa menentukan langkah penanganannya.

“Kota Semarang itu melakukan tes masif, dan diketahui kondisinya seperti apa. Apakah merah, kuning atau hijau. Dengan cara itu, maka kita bisa mengetahui kondisi sebenarnya. Kalau memang mau ada acara, maka protokol kesehatannya harus ketat,” tandasnya. (Budi Aris)

Artikel sebelumnyaPLN Gandeng Kementerian Agraria Sertifikasi Aset Tahun Ini
Artikel selanjutnyaDinkes Jateng Kirim Paket Jogo Tonggo Hingga ke Desa/kelurahan