Pemprov Jateng Tidak Hentikan Layanan Rekam KTP Elektronik

Perekaman eKTP

Semarang, Idola 92,6 FM – Dirjen Kependudukan dan Pencatatan Sipil Kemdagri menyatakan, layanan rekam KTP elektronik sebaiknya ditunda. Penundaan itu sebagai upaya, untuk mencegah penyebaran virus Korona. Namun, Pemprov Jawa Tengah tidak menghentikan pelayanan dan akan diatur proses antreannya.

Gubernur Ganjar Pranowo mengatakan proses rekam KTP elektronik yang dilakukan di Jateng, masih terus berproses. Termasuk, pencetakan KTP elektronik untuk didistribusikan kepada masyarakat.

Ganjar menjelaskan, kebijakan untuk menunda pelayanan publik tidak dilakukan. Namun, proses antrean di kantor Dispendukcapil atau kantor kecamatan akan diatur.

Ganjar Pranowo dan Yasin
Gubernur Ganjar Pranowo ditemani Wagub Taj Yasin saat memberi penjelasan kepada media di kantor gubernuran, Kamis (19/3).

Menurutnya, warga yang mengajukan perekaman KTP elektronik diatur tidak sampai berdesak-desakan.

“Prosedur-prosedur bagaimana mereka dengan baik, akan kita upayakan. Tidak hanya soal cerita merekam KTP saja, termasuk sistem antrean sekarang. Kemarin ketika terjadi banyak orang membeli alkohol di apotek, itu sudah uyuk-uyukan. Maka, semua akan kita evaluasi untuk membuat jarak-jarak antrean dengan jumlah yang bagus. Sehingga, mereka akan bisa terlayani dengan baik,” kata Ganjar, Kamis (19/3).

Ganjar lebih lanjut menjelaskan, masyarakat juga harus memiliki kesadaran penuh untuk bisa menjaga kondisi kesehatan masing-masing. Tujuannya, agar jangan sampai tertular atau menularkan virus Korona.

“Yang merasa ada gejala-gejala karena habis pergi luar kota atau luar negeri, ada baiknya memeriksakan diri ke rumah sakit yang sudah ditunjuk. Pemeriksaan itu gratis untuk masyarakat umum, dan sudah disediakan tenaga dokter dan perawat serta peralatan penunjang,” jelasnya.

Diketahui, untuk di Kota Semarang ada tiga rumah sakit rujukan untuk menangani pasien terinfeksi virus Korona. Yakni RSUP dr Kariadi, RSUD Tugurejo dan RSUD Wongsonegoro. Sedangkan rumah sakit yang melayani pemeriksaan gratis, adalah RSUD Tugurejo dan RSJ Amino Gondohutomo. (Bud)

Artikel sebelumnyaSatu Pasien Dalam Pengawasan (PDP) di Solo Meninggal Dunia
Artikel selanjutnyaLagi, Komisioner KPU Diberhentikan Karena Langgar Etik, Apa yang Mesti Diperbaiki?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini