Pertamina Buka Peluang Pengusaha Salurkan BBM Lewat Pertashop

Operator Pertashop
Operator Pertashop di Kecamatan Pringapus, Kabupaten Semarang sedang melayani pembeli.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dalam upaya menyalurkan bahan bakar minyak (BBM) dan elpiji hingga ke pelosok wilayah, Pertamina MOR IV membuka peluang kerja sama dengan pengusaha melalui jejaring bisnis Pertashop. Yakni mini outlet SPBU yang secara resmi dikelola Pertamina, dan berada di wilayah perdesaan.

Penjabat sementara Unit Manager Communication, Relations & CSR Marthia Mulia Sari mengatakan Pertashop merupakan hasil kesepakatan yang telah dibuat antara Pertamina dengan Kementerian Dalam Negeri pada Februari 2020 lalu, untuk bisa menyalurkan BBM dan elpiji dengan menggandeng pemerintah daerah setempat. Salah satu yang dibidik adalah pemerintah desa, dengan memberdayakan dana desa lewat Badan Usaha Milik Desa (Bumdes).

Marthia atau Thia menjelaskan, Pertashop menjadi upaya Pertamina dalam rangka perluasan dan pemerataan distribusi energi. Sehingga, pihaknya terus gencar melakukan pembangunan mini outlet SPBU tersebut.

Menurutnya, di wilayah Jateng-DIY saat ini sudah beroperasi 70 Pertashop dan tersebar di 62 desa di Jateng dan delapan desa di Yogyakarta.

“Kami Pertamina ingin mengajak para pengusaha untuk berinvestasi pada Pertashop, yaitu untuk bersama-sama menyalurkan BBM kepada masyarakat. Kami membuka peluangnya untuk perusahaan berbadan hukum seperti CV, PT, koperasi atau Bumdes,” kata Thia, Jumat (20/11).

Marthia Mulia Sari, Penjabat sementara Unit Manager Communication, Relations & CSR:

Lebih lanjut Thia menjelaskan, para pengusaha ataupun pemerintah desa yang ingin bermitra dengan Pertamina melalui Pertashop tidak perlu ragu. Sebab, Pertashop merupakan lembaga penyalur bahan bakar di desa yang resmi dikelola Pertamina.

“Selain telah memenuhi aspek legalitasnya, Pertashop juga dipastikan memenuhi aspek keselamatan kerja. Sehingga, sangat aman dioperasikan masyarakat dan tentu saja kehadiran Pertashop di desa juga bisa meningkatkan perekonomian masyarakat,” pungkasnya. (Bud)

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini