Alumni Akpol 94 Bagikan Bantuan ke Penyapu Jalan

Bantuan dari alumni Akpol 94
Sejumlah warga yang ada di TPA Jatibarang mendapat bantuan dari alumni Akpol 94, Rabu (25/8).

Semarang, Idola 92,6 FM – Guna meringankan beban masyarakat selama penerapan PPKM, alumni Akpol 94 membagikan bantuan kepada masyarakat di Kota Semarang, Rabu (25/8). Bantuan diberikan kepada pemulung di TPA Jatibarang, penyapu jalan dan juga anak-anak panti asuhan.

Kapolrestabes Semarang Kombes Pol Irwan Anwar mengatakan sebagai perwakilan dari alumni Akpol 94, dirinya secara simbolis membagikan bantuan kepada para pemulung di Kawasan TPA Jatibarang dan juga penyapu jalan di sejumlah titik di Kota Semarang. Termasuk, membagikan bantuan kepada anak-anak panti asuhan kurang lebih tiga ribu orang.

Irwan menjelaskan, bantuan yang diberikan sebagai bentuk kepedulian kepada masyarakat Kota Semarang yang terdampak pandemi COVID-19 dan imbas dari penerapan PPKM level selama masa pengendalian penyebaran virus Korona.

Menurut Irwan, kegiatan bhakti sosial yang dilakukan itu serentak tidak hanya di Kota Semarang saja tetapi juga dilakukan di seluruh Indonesia. Lulusan Akpol 94 yang bertugas di seluruh wilayah di Indonesia, memberikan dan membagikan bantuan kepada masyarakat terdampak.

“Memberikan bantuan voucher sebanyak tiga ribu voucher kepada 21 yatim piatu yang ada di Kota Semarang, dan di tempat pembuangan akhir sekitar 428 orang serta pasukan kuning yang ada di kota Semarang kurang lebih 500 orang. Tentu kami punya ikatan batin kepada masyarakat Kota Semarang, misalnya penyapu jalan yang ada di Semarang,” kata Irwan.

Lebih lanjut Irwan menjelaskan selain pemberian bantuan kepada masyarakat terdampak pandemi COVID-19 di Kota Semarang, pihaknya juga menggelar kegiatan vaksinasi kepada pegawai mal atau karyawan toko selama dua hari. Dari empat mal yang ada di Kota Semarang sebagai lokasi vaksinasi, ditargetkan bisa menyasar 11 ribu pegawai atau karyawan di pusat perbelanjaan.

“Vaksinasi yang kita lakukan ini, bekerja sama dengan Dinas Kesehatan Kota Semarang yang menyediakan tenaga vaksinatornya. Harapannya, ini akan bisa membantu pemerintah dalam percepatan program vaksinasi,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMengurai Merosotnya Indeks Demokrasi Indonesia: Apa Penyebab dan Bagaimana Meningkatkannya?
Artikel selanjutnyaPolisi Tetap Tegakkan Aturan Prokes Meski Semarang Masuk Level 3

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini