Buruh Tani di Klaten Kembalikan BST

Gubernur Ganjar Pranowo
Gubernur Ganjar Pranowo mengucapkan terima kasih kepada warga Klaten yang bersedia mengembalikan bantuan karena merasa tidak berhak.

Semarang, Idola 92,6 FM – Seorang buruh tani di Kabupaten Klaten mengembalikan Bantuan Sosial Tunai (BST), yang telah diterimanya dengan alasan sudah mendapat bantuan lain. Bantuan yang diterimanya itu, diakui bantuan dari dana desa tempat tinggalnya. Hal itu dilakukan saat menerima bantuan di Balai Desa Kotesan, kemarin.

Adalah Tukul Subagiyono, buruh tani warga Desa Kotesan di Kecamatan Prambanan mengembalikan BST yang diterimanya. Bantuan tersebut dikembalikan kepada pemerintah, karena merasa tidak enak dengan yang belum mendapatkan bantuan.

Tukul menjelaskan, meskipun dirinya sebagai buruh tani dengan pendapatan tidak tentu tetapi rasa kasihan kepada yang lain lebih besar. Sebab, dirinya merasa sudah mendapatkan bantuan lain dan bantuan yang diterimanya diberikan kepada orang lain.

“Istilahnya kita dapat bantuan itu ya satu saja, sudah cukup. Kasihan yang belum dapat. Terus terang gitu aja. Saya cuma petani buruh macul. Ya walaupun butuh, tapi masih banyak orang yang membutuhkan. Jadi kita inisiatif ya satu itu sudah cukup. Lihat ke bawah yang belum dapat bantuan masih banyak,” kata Tukul.

Sementara itu Gubernur Ganjar Pranowo yang mendapat laporan tersebut mengaku bangga, dan hal itu menjadi cara memerbaiki data penerima bantuan.

Menurut Ganjar, aksi yang dilakukan buruh tani tersebut patut diapresiasi dan mendapat dukungan.

“Ini dari sisi moralitas bagus, dan sekaligus ini bisa dijadikan cara untuk melakukan perbaikan data. Dan ini konkrit. Mohon maaf ya, saya tadi melihat beberapa orang punya jam bagus dan handphone bagus serta sepatu bagus. Ini soal moralitas,” ujar Ganjar.

Lebih lanjut Ganjar menjelaskan, tidak hanya buruh tani yang mengembalikan bantuan dari pemerintah tetapi juga ada mahasiswa dan ibu rumah tangga. Bahkan, di Boyolali juga ada warga yang mengembalikan bantuan karena merupakan perangkat desa. (Bud)

Artikel sebelumnyaDinkes Jateng Minta Pusat Tambah Kuota Vaksin
Artikel selanjutnyaPolrestabes Semarang Intensifkan Pengungkapan Kasus Curanmor

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini