Desember 2020 Jateng Alami Inflasi 0,46 Persen

Ilustrasi Inflasi

Semarang, Idola 92,6 FM – BPS mencatat, pada Desember 2020 kemarin di Jawa Tengah terjadi inflasi sebesar 0,46 persen. Sedangkan Kota Tegal, mengalami inflasi tertinggi yang mencapai 0,56 persen.

Kepala BPS Jateng Sentot Bangun Widoyono mengatakan inflasi yang terjadi pada Desember 2020 sebesar 0,46 persen itu, mencatatkan laju inflasi 2020 mencapai 1,56 persen. Penyebab utama terjadinya inflasi pada Desember 2020 di Jateng di antaranya adalah naiknya harga cabai merah, telur ayam ras dan harga daging ayam ras.

Sentot menjelaskan, perkembangan harga berbagai komoditas pada Desember 2020 secara umum menunjukkan adanya kenaikan. Namun, ada juga beberapa komoditas yang mampu menahan laju inflasi di Jateng dengan turunnya harga bawang merah dan emas perhiasan serta beras.

“Inflasi ini terjadi di seluruh kota, ada enam kota yang kita monitor. Kita bisa melihat bahwa yang memberikan andil terbesar dari inflasi di bulan Desember itu adalah kelompok makanan, minuman dan tembakau. Yakni dengan andil sebesar 0,40 persen. Di kelompok ini setidaknya ada 11komoditas yang pada bulan Desember itu mengalami inflasi dengan sumbangan 0,01 persen dan lebih,” kata Sentot, kemarin.

Bangun Widoyono, Kepala BPS Jateng Sentot:

Lebih lanjut Sentot menjelaskan, inflasi pada Desember 2020 sebesar 0,46 persen ini lebih tinggi bila dibandingkan Desember 2019 lalu yang hanya sebesar 0,44 persen. Namun bila dibandingkan tingkat inflasi tahun kalender Desember 2020 sebesar 1,56 persen, lebih rendah dibanding tahun sebelumnya yang mencapai 2,81 persen. (Bud)

Artikel sebelumnya13 Sahabat Difabel Buat Buku Kidung Harapan Menembus Batas
Artikel selanjutnyaUKM Didorong Bisa Manfaatkan Pasar Modal

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini