Dinkop Jateng Kerja Sama Dengan OJK Pasarkan Produk UMKM

Parcel Lebaran
Dua pelaku UMKM sedang mengemas paket untuk parcel Lebaran.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Koperasi dan UMKM Jawa Tengah bekerja sama dengan Otoritas Jasa Keuangan (OJK) Kantor Regional 3 Jateng-DIY, akan memasarkan produk-produk UMKM sebagai bingkisan di hari raya. Sasaran pembelinya adalah lembaga keuangan dan pembiayaan, serta Organisasi Pemerintah Daerah (OPD) setempat.

Kepala Dinkop dan UMKM Jateng Ema Rachmawati mengatakan pihaknya bersama OJK Kanreg 3 Jateng-DIY sedang menggalakkan program belanja produk milik UMKM sebagai bingkisan di hari raya. Pernyataan itu dikatakannya saat dihubungi lewat telepon, kemarin.

Menurutnya, saat ini sudah ada dua ribuan paket produk UMKM yang terbeli OPD maupun BUMN/BUMD di Jateng.

Ema menjelaskan, gerakan ini didasari untuk menyerap produk-produk buatan UMKM menjelang hari raya Lebaran. Tujuannya, agar pelaku usaha kecil maupun menengah terbantu dari sektor penjualan di tengah gempuran pandemi COVID-19.

“Beliau ingin membantu UKM supaya di masa Lebaran ini banyak yang beli, karena beliau melihat masalahnya kan pemasaran. Nah, jadi idenya beliau akan menjualkan produk UKM kepada seluruh lembaga pembiayaan. Ada bank, pegadaian dan PNM, serta Jamkrindo dan Jamkrida. Pokoknya yang berkaitan dengan lembaga keuangan. Bah, jadi sekalian itu ya saya jualan ke OPD, BUMN dan sebagainya. Jadi intinya untuk pemasaran produk UKM,” kata Ema.

Lebih lanjut Ema menjelaskan, dari kerja sama dengan OJK Kanreg 3 Jateng-DIY itu ada beberapa paket Lebaran berisi produk UMKM yang ditawarkan. Mulai dari harga Rp300 ribu sampai Rp500 ribu, yang masing-masing paket berisi antara 10 sampai 14 produk buatan UMKM.

“Ada abon, rengginang, emping, sirup jahe, kopi sampai bandeng kalengan. Bahkan, pak gubernur juga membeli 15 atau 20 paket kalau saya tidak salah ingat,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaSantri Ponpes Al Hidayah Diajari Teknik Perbengkelan
Artikel selanjutnyaMemetik Pelajaran dari Insiden KRI Nanggala-402 dan Ironi Modernisasi Alutsista Kita

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini