Kakorlantas Minta Petugas Rutin Patroli di Rest Area

Kakorlantas Polri
Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi memberi penjelasan kepada wartawan terkait upaya pencegahan penularan COVID-19 di rest area selama libur Nataru.

Semarang, Idola 92,6 FM – Mabes Polri meminta kepada seluruh jajaran yang sedang menjalankan Operasi Lilin 2021-2022, untuk terus meningkatkan kewaspadaan dari penularan COVID-19. Terutama, untuk di tempat-tempat istirahat di jalan tol sebagai lokasi pemberhentian masyarakat dan tempat berkumpulnya para pemudik.

Kakorlantas Polri Irjen Pol Firman Santyabudi mengatakan pihaknya meminta kepada seluruh anggota yang bertugas di pos pengamanan Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, untuk terus mengingatkan masyarakat terhadap protokol kesehatan. Masyarakat terus diedukasi, agar tidak melupakan pada hal-hal mendasar tentang protokol kesehatan. Pernyataan itu dikatakannya saat melakukan asistensi di Pos Pelayanan Tol Pejagan Brebes, kemarin.

Firman menjelaskan, penanganan mobilitas masyarakat harus dilakukan secara cermat dan hati-hati. Terutama, berkaitan dengan pencegahan penularan COVID-19 saat libur akhir tahun. Salah satunya, melakukan penertiban terhadap protokol kesehatan di tempat-tempat istirahat di sepanjang jalan tol.

Menurutnya, tempat istirahat di jalan tol merupakan lokasi strategis dan tempat berkumpulnya para pemudik saat merasa lelah. Padahal, potensi berkurumunnya masyarakat juga bisa menjadi celah terjadinya penularan virus Korona akibat kelengahan masyarakat tidak taat protokol kesehatan.

“Masing-masing toko di depannya dipasang (barcode) PeduliLindungi, ada yang masuk dan ada yang di depan cuma minum. Nah, saat minum-minum itu dia buka masker. Jadi, tolong tetap komunikasi dengan Satgas COVID-19-nya dan patrolikan itu di rest area. Di situlah mereka lengah. Jadi di sini rezekinya orang kumpul tapi juga rezekinya virus kumpul. Kita sama-sama berjuang memastikan bahwa di tahun 2022 kita berdoa tidak ada ekses dari adanya kegiatan masyarakat selama Natal dan Tahun Baru,” kata Firman.

Lebih lanjut Firman meminta kepada personel yang bertugas, agar bisa berkoordinasi dengan pengelola tempat istirahat di jalan tol untuk mengatur kapasitas pengunjung. Sehingga, tingkat kepadatan pemudik yang singgah di tempat istirahat bisa diatur dan dibatasi.

“Harapan kita, akhir tahun ini tidak terjadi penambahan kasus baru dan semuanya bisa terkendali,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaDishub Jateng Minta Sopir Bus Pariwisata Pahami Rute Yang Bakal Dilalui Saat Bawa Penumpang
Artikel selanjutnyaPemangkasan Stimulus Ekonomi, Seberapa Luas Dampaknya?
Wartawan senior Radio Idola Semarang.