Karang Taruna Desa Candirejo Bersihkan Sungai Untuk Jadi Obyek Wisata

Wagub Taj Yasin
Wagub Taj Yasin saat melihat kondisi Kali Dungringis di Desa Candirejo yang telah bersih.

Semarang, Idola 92,6 FM – Karang Taruna Mertokusumo di Desa Candirejo Kecamatan Tuntang di Kabupaten Semarang, membersihkan sungai untuk mengembangkan wisata sungai. Bahkan, bersih-bersih sungai itu juga sekaligus menumbuhkan kesadaran masyarakat akan kebersihan sungai.

Wagub Jawa Tengah Taj Yasin Maimoen mengatakan kegiatan bersih-bersih sungai yang dilakukan Karang Taruna Mertokusumo di Desa Candirejo patut diapresiasi dan didukung, karena memberikan edukasi dan sosialisasi bahwa sungai harus bersih dari sampah. Pernyataan itu dikatakannya saat melakukan kunjungan ke Kali Dungringis di Desa Candirejo, baru-baru ini.

Gus Yasin menjelaskan, acara bersih-bersih sungai yang dilakukan Karang Taruna Mertokusumo itu dalam rangka pengembangan potensi wisata sungai di daerahnya. Termasuk, memberikan pembelajaran dan edukasi kepada masyarakat untuk merawat sungai dan tidak membuang sampah ke sungai.

Menurutnya, masyarakat zaman dulu juga mampu merawat sungai yang menjadi bagian dari kehidupan mereka. Sebab, kebanyakan masyarakat zaman dulu mengandalkan hidup dan bergantung pada sungai. Sehingga, banyak yang bermukim di pinggir sungai.

“Dan saya senang, kesehatan ini ditunjang dengan resik-resik kali yang nantinya akan dibikin wisata. Ini terobosan yang menarik, karena kalau resik-resik kali saja itu susah. Tapi kalau diiming-imingi dengan dikonsep jadi wisata mungkin ada daya tarik sendiri. Sehingga, itu yang harapannya bisa mengubah kebiasaan yang dulunya sungai jadi tempat sampah saat ini sungai harus dibersihkan. Ini seneng saya dengan kawan-kawan karang taruna yang berani membuat terobosan untuk mengubah kebiasaan lama menjadi ramah terhadap lingkungan,” kata Gus Yasin.

Lebih lanjut Gus Yasin juga meminta dan mengajak seluruh masyarakat Jateng, agar lebih peduli terhadap kebersihan sungai. Terlebih lagi, saat ini juga memasuki musim hujan dan bencana banjir harus segera diantisipasi sejak dini.

“Banjir yang kerap terjadi itu, juga karena tersumbatnya aliran di sungai karena sampah menumpuk. Jadi, masyarakat yang di daerah tempat tinggalnya ada sungai harus dirawat dan dijaga kebersihannya,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaIni Daerah di Jateng Dalam Seminggu Nol Kasus Kematian COVID-19
Artikel selanjutnyaBMKG Minta Warga Jateng Waspadai Curah Hujan Tinggi

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini