Mengenal Gerakan #LawanBarengCovid-19 di Jakarta bersama Dimas Dwiputra

#LawanBarengCovid-19
Untuk mengurangi kontak langsung dengan penerima bantuan makanan, tim gerakan #LawanBarengCovid-19 tetap menjaga prokes. (photo dok Dimas)

Jakarta, Idola 92.6 FM – Seminggu sudah Pemberlakuan Pembatasan Kegiatan Masyarakat (PPKM) Darurat berlangsung di Pulau Jawa dan Bali. Semua harus menahan diri dan tetap menjaga protokol kesehatan agar pandemi Covid-19 di negeri ini segera berakhir. Dengan mengurangi mobilitas, diharapkan mata rantai pandemi covid-19 cepat sirna dan berakhir. Sehingga, Indonesia cepat bangkit. Pulih dengan kondisi normal di tengah adaptasi kehidupan baru.

Namun tahukah anda, dampak dari PPKM Darurat yang dimulai tanggal 3 Juli 2021 lalu, mulai dirasakan oleh sebagian warga yang berpenghasilan pas-pasan atau malah kekurangan. Melihat hal itu, sekelompok anak muda di Jakarta terketuk hatinya untuk ikut #LawanBareng Covid-19. Mereka melakukan gerakan solidaritas dan kemanusiaan #LawanBarengCovid-19 dengan membantu warga yang sedang isolasi mandiri (isoman).

Dalam pesan info yang beredar di media social, mereka berkomitmen membantu warga yang sedang isoman dengan membagikan makan siang dan malam selama 7 hari secara gratis. Inilah isi pesan yang beredar itu:

Cuma ada 1 kata: Lawan! Selama PPKM ini kami berkomiten untuk turut #LawanBareng Covid-19 denganmembagikan makan siang dan malam selama 7 hari isoman secara gratis, bagi kamu yang: Berdomisili di Jakarta; pekerja dengan upah harian; atau seorang mahasiswa rantau yang sedang menjadi anak kost; dan atau mempunyai kendala biaya selama isoman.

Hubungi kami lewat Whatsapp di +62 882-1152-3470 untuk pendataan atau ikut #LawanBareng Covid-19 dengan menyebarkan informasi ini.

Selengkapnya, mengenal gerakan #LawanBarengCovid-19 di Jakarta berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama inisiator gerakan #LawanBarengCovid-19, Dimas Dwiputra. (yes/her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaSamator Kendal Mengaku Kehilangan Stok Oksigen Akibat Listrik Padam
Artikel selanjutnyaBagaimana Menghadirkan Politik Solidaritas di Tengah Pandemi?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini