Pemprov Buat Call Center COVID-19 Layani Keluhan Masyarakat

Call Center COVID-19 Pemprov Jateng
Petugas di Call Center COVID-19 Pemprov Jateng saat menerima telepon dari masyarakat.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pemprov Jawa Tengah membentuk call center COVID-19 di Gedung A lantai satu kantor gubernuran, yang bertugas melayani dan menjawab keluhan masyarakat selama pandemi. Petugas berjaga selama 24 jam, guna menerima aduan masyarakat lewat layanan nomor telepon 024-76442888 dan 08112622000.

Penanggung jawab Call Center COVID-19 Pemprov Jateng Sri Rika Puniawati mengatakan call center yang dibentuk itu terdiri dari Dinas Kesehatan, BPBD, Dinas Kominfo dan Satpol PP. Hal itu dikatakan saat dtemui di ruang Call Center COVID-19, kemarin.

Rika menjelaskan, Call Center COVID-19 menampung aduan dan permasalahan yang disampaikan masyarakat untuk segera ditindaklanjuti. Terutama, yang berkaitan dengan COVID-19 dan layanan rumah sakit serta tempat isolasi terpusat.

Menurut Rika, saat ini sudah banyak masyarakat yang melapor ke Call Center COVID-19 Pemprov Jateng. Bahkan, ada juga masyarakat yang mengeluh karena dikucilkan warga saat dinyatakan positif COVID-19.

“Dengan adanya banyak aduan dari masyarakat yang untuk mencari informasi itu masih belum terstruktur, atas inisiatif dari Pemerintah Provinsi Jawa Tengah membuat tempat yang namanya call center COVID-19. Menerima aduan atau permasalahan dari masyarakat, dan saat ini baru terbentuk di provinsi. Untuk di kabupaten/kota belum. Ke depannya kabupaten/kota juga membuat tempat seperti ini, sehingga bisa terbagi,” kata.

Sri Rika Puniawati, Penanggung jawab Call Center COVID-19 Pemprov Jateng:

Lebih lanjut Rika menjelaskan, pihaknya juga menghubungkan langsung antara si pelapor dengan pihak terkait. Misalnya berkaitan dengan ketersediaan tempat tidur di rumah sakit tertentu, maka pihaknya menghubungkan dengan kepala rumah sakit yang bersangkutan.

“Harapan kami, di kabupaten/kota juga bisa membuat call center serupa dengan provinsi. Sehingga, masyarakat di daerah bisa menyampaikan keluhan kepada pemerintah setempat,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBandara Jenderal Sudirman Siap Layani Banyak Maskapai
Artikel selanjutnyaJateng Terus Galakkan Pemanfaaan Energi Surya Jadi EBT

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini