Pertamina Siagakan 70 Motoris Untuk Wilayah Jateng Saat Nataru

Petugas motoris Pertamina
Petugas motoris Pertamina siap melayani masyarakat saat libur Nataru.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah memastikan ketersediaan dan penyaluran BBM saat Natal 2021 dan Tahun Baru 2022 tetap lancar, dengan mengerahkan 70 motoris di wilayah Jawa Tengah. Tujuannya, untuk memastikan kebutuhan BBM masyarakat tetap terpenuhi dengan baik jika terjadi kemacetan panjang di ruas jalan umum atau jalur wisata di wilayah Jateng.

Area Manager Communication, Relations & CSR Pertamina Patra Niaga Jawa Bagian Tengah Brasto Galih Nugroho mengatakan menyambut Natal 2021 dan Tahun Baru 2022, pihaknya telah membentuk satuan tugas (satgas) Nataru 2021-2022 guna memenuhi kebutuhan BBM maupun elpiji bagi masyarakat. Pernyataan itu dikatakannya saat menggelar sesi webinar dengan wartawan, baru-baru ini.

Brasto menjelaskan, khusus untuk mengantisipasi kejadian luar biasa saat libur Natal dan Tahun Baru nanti pihaknya juga telah menyiagakan personel motoris di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta. Untuk di wilayah Jateng disiagakan 70 motoris, dan wilayah DIY sebanyak 16 motoris.

Menurut Brasto, satu unit motoris mampu membawa empat jeriken BBM jenis Pertamax dengan kapasitas per jerikennya 10 liter.

“Selama Natal dan Tahun Baru, kita siapkan motoris. Motoris itu untuk pengantaran melalui program Pertamina Delivery Service. Untuk motoris bisa diakses konsumen atau masyarakat, melalui Call Center Pertamina 135. Motoris merupakan layanan Pertamina yang menggunakan motor, untuk melayani konsumen di wilayah Jawa Tengah dan Yogyakarta,” kata Brasto.

Lebih lanjut Brasto menjelaskan, Pertamina memastikan bahwa stok BBM maupun elpiji tersedia dengan aman. Termasuk, memantau terkait penyaluran dan ketersediaan serta distribusi BBM dan elpiji selama Natal dan Tahun Baru.

“SPBU dan SPPBE dan Pertashop serta lembaga penyalur elpiji, terus dilakukan pemantauan. Termasuk, memantau protokol kesehatan di lokasi penyaluran BBM dan elpiji,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaTol Trans-Jawa: Sudahkah Keberadaannya Mendekatkan Jarak, sehingga Berimplikasi pada Rendah dan Murahnya Biaya Distribusi?
Artikel selanjutnyaPGN dan KAI Uji Dinamis KA Berbahan LNG
Wartawan senior Radio Idola Semarang.