PLN Antisipasi Potensi Gangguan Listrik Saat Cuaca Ekstrem

Penanganan tiang dan jaringan listrik
Petugas PLN saat melakukan penanganan tiang dan jaringan listrik yang roboh karena cuaca ekstrem di wilayah Ngaliyan, beberapa waktu lalu.

Semarang, Idola 92,6 FM – PLN Unit Induk Distribusi (UID) Jawa Tengah-Yogyakarta berupaya meningkatkan keandalan jaringan listrik, memasuki musim hujan yang disertai cuaca ekstrem. Beberapa langkah yang dilakukan PLN di antaranya adalah melakukan inspeksi jaringan, pemeliharaan jaringan, potong pohon dan rabas-rabas.

General Manager PLN UID Jateng-DIY Irwansyah Putra mengatakan musim hujan dengan disertai cuaca ekstrem, berisiko menyebabkan bencana alam dan berakibat gangguan pada jaringan listrik atau pasokan listrik kepada pelanggan. Pernyataan itu dikatakan melalui siaran pers, kemarin.

Irwansyah menjelaskan, bencana banjir dan tanah longsor maupun pohon tumbang akibat angin kencang dan curah hujan yang tinggi bisa mengganggu keandalan jaringan dan potensi bahaya listrik. Untuk antisipasi pohon tumbang dan berpotensi mengenai jaringan listrik, masyarakat bisa melaporkan ke PLN guna dilakukan pemangkasan dahan agar tidak mengenai jaringan kabel.

Menurutnya, jarak aman pohon atau bangunan ke jaringan listrik adalah tiga meter. Apabila kurang dari itu, maka akan dilakukan perabasan guna mengamankan jaringan.

“Untuk mengantisipasi gangguan listrik akibat pohon yang tumbang, kami mengimbau masyarakat dapat melaporkan ke kantor PLN terdekat ataupun melalui contact center 123 dan PLN Mobile apabila melihat pohon yang berada terlalu dekat dengan jaringan listrik. Bagi masyarakat yang memiliki pohon yang sudah dekat dengan jaringan listrik, juga diimbau untuk tidak melakukan penebangan sendiri melainkan harus berkoordinasi dengan pihak PLN,” kata Irwansyah.

Lebih lanjut Irwansyah menjelaskan, pada saat musim hujan juga tidak menutup kemungkinan terjadinya banjir. Sehingga, pihaknya mengimbau masyarakat untuk mengantisipasi potensi bahaya yang muncul.

“Apabila aliran listrik di wilayah yang terkena banjir tidak padam, masyarakat segera menghubungi contact center PLN 123 atau bisa melalui PLN Mobile agar dipadamkan untuk alasan keselamatan. Setelah banjir surut, masyarakat diimbau untuk memastikan semua peralatan elektronik dalam keadaan kering sebelum digunakan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaPolisi Harus Kreatif dan Melek Media Digital
Artikel selanjutnyaOJK Terus Upayakan Peningkatan Literasi Keuangan

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini