Tim SMA PGRI 2 Kayen Pati Sabet Medali Emas pada Kompetisi Sains di Korea

Siswa-siswi SMA PGRI 2 Kayen Pati
Dalam foto dari kiri ke kanan: Dida De Muhammad, Diah Kusuma Wardani, Via Valenta Kafita Ardian, dan Bagas Nur Ardianto, siswa-siswi SMA PGRI 2 Kayen Pati. (Photo dok Diah)

Pati, Idola 92.6 FM – Tim SMA PGRI 2 Kayen Pati berhasil menyabet medali emas pada kompetisi Internasional Sains Projek di Korea pada ajang World Invention Creativity Olympic (WICO) 2021. WICO ke-10 kali ini diadakan di tengah pandemic Covid-19 dan diselenggarakan di Seoul Korea.

Tim tersebut terdiri dari siswa-siswi SMA PGRI 2 Kayen yaitu Dida De Muhammad, Diah Kusuma Wardani, Bagas Nur Ardianto, dan Via Valenta Kafita Ardian.

Kompetisi yang diadakan pada 8-22 Juli 2021 secara online tersebut diikuti oleh 25 negara, di antaranya : USA, Canada, UK, France, Iraq, Iran, Egypt, Rusia, Korea, China, India, Hongkong, Thailand, Japan, Taiwan, Philippines, Vietnam, Malaysia, dan Australia.

Iron Carbon
(Photo dok Diah)

Projek sains yang diajukan tim SMA PGRI 2 Kayen berjudul ” Rice Husk Ash Silica Composite With Epoxy Resin Matrix As Carbon Iron Anti Corrosion Coating” yaitu bahan pelapis besi karbon anti karat. Projek ini dikerjakan selama 6 bulan sejak Oktober 2020 hingga Januari 2021.

Ketua projek sains, Diah Kusuma Wardani mengatakan, pengerjaan projek sains ini memiliki kendala diantaranya peralatan untuk riset. Namun hal itu bisa diatasi dengan kerjasama Universitas Diponegoro pada pengujian kandungan silika abu sekam padi. Sedangkan mengenai bahan baku abu sekam padi dan resin sangat mudah didapatkan karena tersedia di lingkungan sekitar.

Selengkapnya mengenai apa itu projek sains tim SMA PGRI 2 Kayen berjudul ” Rice Husk Ash Silica Composite With Epoxy Resin Matrix As Carbon Iron Anti Corrosion Coating”, berikut ini wawancara radio Idola Semarang bersama Diah Kusuma Wardani, Ketua Projek Sains SMA PGRI 2 Kayen Pati Jawa Tengah. (yes/ her)

Dengarkan podcast wawancaranya:

Artikel sebelumnyaKebanyakan Siswa Senang PTM Karena Ketemu Teman
Artikel selanjutnyaBagaimana Mewujudkan Kebijakan Pangan yang Komprehensif?

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini