Wagub Minta Obat Herbal Bisa Dikembangkan dan Dilestarikan

Taj Yasin Maimoen
Taj Yasin Maimoen, Wagub Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM – Pemprov Jawa Tengah mengajak semua pihak, untuk bisa melestarikan dan mengembangkan obat herbal sebagai warisan nenek moyang. Terlebih lagi, Jateng juga dikenal sebagai salah satu daerah penghasil tanaman herbal.

Wagub Taj Yasin Maimoen mengatakan pihaknya akan mengajak dan mendorong masyarakat, agar bisa meningkatkan pemanfaatan berbagai tanaman herbal untuk dibuat sebagai pengobatan tradisional. Pernyataan itu dikatakannya saat ditemui di kantornya, baru-baru ini.

Gus Yasin menjelaskan, sebenarnya Jateng merupakan salah satu daerah di Indonesia sebagai penghasil aneka tanaman herbal terbaik. Produk-produk herbal atau jamu yang dihasilkan Jateng, mampu menembus pasar mancanegara.

Menurutnya, banyak perusahaan yang mengolah tanaman herbal menjadi produk jamu atau obat tradisional. Sehingga, kondisi ini harus bisa didorong dengan pelibatan masyarakat lewat kegiatan UMKM.

“Bahwa pengobatan nusantara atau tradisional ini kita dorong. Itu bagian dari kita mengenalkan, bahwa Jawa Tengah ini juga memiliki bagian besar dalam hal ilmu turun temurun. Mengolah tumbuh-tumbuhan yang ada di sekitar kita, seperti jahe dan lain sebagainya. Itu kita dorong untuk penyembuhan beberapa penyakit,” kata Gus Yasin.

Lebih lanjut Gus Yasin menjelaskan, pemerintah kabupaten/kota se-Jateng harus bisa memberikan pendampingan kepada pelaku usaha yang mengolah tanaman herbal menjadi jamu atau obat tradisional. Sehingga, lewat produk herbal atau jamu tradisional yang dihasilkan itu mampu memenuhi standar kesehatan berdasar aturan dari BPOM.

“Apalagi di masa pandemi ini, kita harus banyak-banyak mengonsumsi vitamin. Alangkah baiknya, jika vitamin yang kita konsumsi itu berasal dari tanaman herbal dan obat tradisional,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMengenal Gempa Swarm yang Mengguncang Banyubiru Ambarawa bersama BMKG
Artikel selanjutnyaBKOW Bantu Pemprov Jateng Entaskan Kemiskinan

BERIKAN KOMENTAR

Tulis komentar anda!
Tulis nama anda disini