Bagaimana Menjaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Kian Melambungnya Harga Kebutuhan Pokok?

Inflasi
ilustrasi/SINDONEWS

Semarang, Idola 92.6 FM – Situasi pasar global tertransmisi ke dalam negeri. Dampaknya, terutama terjadi pada komoditas pangan impor, seperti kedelai, daging sapi, gula, dan tepung terigu. Kenaikan harga minyak sawit mentah (CPO) global juga mendongkrak harga minyak goreng di dalam negeri. 

Atas situasi ini, Presiden Joko Widodo meminta para menterinya untuk menjaga daya beli masyarakat di tengah gejolak harga barang kebutuhan, khususnya harga pangan dan energi–yang terimbas situasi geopolitik dan konflik Rusia-Ukraina. Para menteri juga diminta melihat secara detail perkembangan harga pangan dan energi serta pilihan kebijakan dalam rangka menjaga daya beli.

Harga Harga Naik
ilustrasi/ISTIMEWA

Lantas, bagaimana menjaga daya beli masyarakat di tengah kian melambungnya harga kebutuhan pokok? Langkah mitigasi seperti apa yang mesti disiapkan mengingat situasi geopolitik dan konflik Rusia-Ukraina masih belum bisa diprediksi kapan berakhirnya? 

Untuk memperoleh gambaran atas persoalan ini, radio Idola Semarang berdiskusi dengan narasumber, di antaranya: Bhima Yudistira Adhinegara (Direktur Center of Economic and Law Studies (CELIOS)) dan Danang Girindrawardana (Direktur Eksekutif Asosiasi Pengusaha Indonesia (Apindo)). (her/yes/ao)

Simak podcast diskusinya:

Artikel sebelumnyaBalai Bahasa Jateng Inventarisasi Kosakata Budaya Jawa di Tiga Kabupaten
Artikel selanjutnyaJadi Syarat Mudik, Dishub Jateng Sarankan Pemudik Sudah Booster