Jadi Syarat Mudik, Dishub Jateng Sarankan Pemudik Sudah Booster

Henggar Budi Anggoro, Plt Kadinhub Jateng
Henggar Budi Anggoro, Kepala Dishub Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM – Dinas Perhubungan Jawa Tengah menyarankan masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik saat Lebaran, sudah mendapat vaksin booster sebagai syarat bepergian. Pihaknya tidak akan memberikan fasilitas vaksin booster di pos pelayanan, karena berkaitan dengan kesehatan pemudik.

Kepala Dinas Perhubungan Jateng Henggar Budi Anggoro mengatakan pemerintah memang saat ini sedang melakukan percepatan vaksinasi booster, kepada masyarakat yang belum menerima vaksin lengkap. Sebab, vaksin booster menjadi salah satu syarat bagi masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di kantornya, belum lama ini.

Henggar menjelaskan, karena akan ada potensi 900 ribuan pemudik masuk Jateng saat Lebaran nanti itu pihaknya meminta bisa menjaga protokol kesehatan. Termasuk, sudah melakukan vaksin booster sebagai syarat perjalanan mudik.

Menurutnya, masyarakat sejak dini harus lebih sadar terhadap protokol kesehatan karena pemerintah memberikan kelonggaran saat masa arus mudik balik Lebaran nanti.

“Bahwa booster itu adalah satu syarat, tetapi kita tidak bisa juga melakukan di pos pelayanan kita para pemudik coba kita cek apakah sudah booster apa belum. Kalau belum kita booster di situ enggak boleh juga, karena aturannya tidak membolehkan begitu. Kita habis vaksin (booster) kan ada dampaknya, enggak mungkin lanjut nyetir. Nantinya harapannya kita arahkan masyarakat itu kalau memang belum booster, pada saat sampai tujuan bisa segera mencari pos kesehatan atau puskesmas untuk minta divaksin booster,” kata Henggar.

Lebih lanjut Henggar meminta kepada masyarakat yang akan melakukan perjalanan mudik ke kampung halaman, untuk memastikan kondisi kesehatan masing-masing. Hal itu perlukan, untuk menjaga keamanan dan kesehatan bersama antara pemudik maupun keluarga di kampung halaman.

“Syukur-syukur masyarakat tahu diri dan kesehatannya sebelum mudik. Itu merupakan bentuk manajemen diri kita masing-masing,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaBagaimana Menjaga Daya Beli Masyarakat di Tengah Kian Melambungnya Harga Kebutuhan Pokok?
Artikel selanjutnyaPenambang Pasir di Kudus Alih Profesi Kelola Wisata