Bappenas Siapkan Rencana Pengembangan Transportasi Masal di Kedungsepur

Bappenas
Photo/Istimewa

Semarang, Idola 92,6 FM – Bappenas menyiapkan strategi pengembangan perencanaan mobilitas perkotaan berkelanjutan di wilayah Kedungsepur, untuk penyediaan kebutuhan transportasi umum yang terjangkau dan pelayanan terbaik. Terlebih lagi, jalur dari angkutan umum nantinya tidak selalu mengandalkan jalur utama.

Kasubdit Transportasi Darat dan Jalan Bappenas Dail Umamil Asri mengatakan pihaknya bersama KIAT Australia, memberikan masukan dan rekomendasi dari pengembangan transportasi umum berkelanjutan. Sementara untuk penyusunan perencanaannya, diserahkan pemerintah daerah setempat. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di Puri Gedeh, kemarin.

Dail menjelaskan, pengembangan transportasi umum dengan tarif terjangkau dan pelayanan terbaik akan mengubah mindset masyarakat beralih dari kendaraan pribadi ke transportasi masal. Sehingga, akan memberikan dampak terhadap pengurangan kemacetan di ruas jalan.

Menurutnya, nantinya di wilayah metropolitan Semarang akan dikembangkan menjadi kerangka regulasi bagi semua daerah di Jateng.

“Mengacu pada prioritas RPJM mau mengembangkan angkutan umum di enam kota metro. Ada hal mendasar yang harus disiapkan, yaitu menyusun urban mobility plan atau perencanaan mobilitas perkotaan. Ini tahapan awal yang sangat penting, agar daerah menyusun sendiri difasilitasi Bappenas melalui KIAT untuk menyusun ini. Dan untuk Kota Metro Semarang sudah memasuki tahap akhir penyelesaian,” kata Dail.

Dail Umamil Asri, Kasubdit Transportasi Darat dan Jalan Bappenas:

Lebih lanjut Dail menjelaskan, studi urban mobility ini diharapkan tidak lama lagi akan selesai dan menjadi produk di Jateng dan bisa dikembangkan menjadi kerangka regulasi serta menjadi acuan bagi semua daerah di metropolitan Semarang dalam pengembangan angkutan umum masal perkotaan.

“Dengan public transport ini akan memberikan tarif yang terjangkau, karena masyarakat membutuhkan transportasi masal yang murah. Tidak sekadar kendaraan yang mengantarkan sampai ke rumah, tapi memberikan pelayanan yang lebih baik,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaMengenal Rahmad Maulizar, Pekerja Sosial Pemberi Senyum Anak-anak Sumbing di Aceh
Artikel selanjutnyaAkses Jalan Desa Sudah Baik, Ekonomi Masyarakat Menggeliat