BEI Semarang Buka 6 Galeri Baru Tahun Ini

Diskusi tentang pasar modal
Generasi milenial saat berdiskusi tentang pasar modal.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kantor Perwakilan BEI Semarang I pada tahun ini membuka enam galeri investasi, dan kebanyakan berada di SMA sederajat. Pembukaan galeri investasi yang baru di lingkungan SMA sederajat tersebut, karena materi pasar modal sudah mulai diajarkan sejak dini.

Kepala Kantor Perwakilan BEI Semarang I Fanny Rifqi mengatakan keenam galeri investasi baru yang akan dibuka tahun ini di antaranya ada di STIE AMA Salatiga, STIE Semarang dan STIE Anindyaguna. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di kantornya, kemarin.

Fanny menjelaskan, galeri investasi lainnya yang dibuka di beberapa sekolah menengah atas (SMA) sederajat.

Menurut Fanny, pihaknya juga bersama asosiasi guru MGMP ekonomi Kota Semarang membuat materi terkait pasar modal. Sebab, materi itu diperlukan agar guru-guru tersebut mendapat tambahan tentang literasi pasar.

Tujuannya, materi tentang pasar modal yang didapatkan guru ekonomi itu bisa dibagikan dengan baik di kelas.

“Materi tentang pasar modal itu diajarkan juga di sekolah, baik SMA dan SMK maupun di MA. Itu di mata pelajaran ekonomi kelas XI. Tapi memang itu bukan mata pelajaran tersendiri, dan itu masuk di mata pelajaran ekonomi. Di salah satu babnya itu ada bahasan terkait lembaga keuangan pasar modal,” kata Fanny.

Fanny Rifqi, Kepala Kantor Perwakilan BEI Semarang I:

Lebih lanjut Fanny menjelaskan, pelajaran pasar modal sudah waktunya diajarkan kepada siswa-siswa kelas XI SMA/SMK/MA.

Sehingga, para siswa SMA mendapatkan informasi tentang pasar modal lebih dini dan komprehensif.

“Jadi tidak hanya teori tapi juga praktik. Pengalaman di lapangan ketika edukasi di sekolah itu sangat menarik apabila pendekatannya adalah praktik,” jelasnya.

Diketahui, saat ini ada 33 galeri investasi yang ada di wilayah BEI Semarang I dan sudah termasuk enam galeri investasi terbaru.

Seluruh galeri investasi yang ada di wilayah BEI Semarang I diberikan penghargaan, apabila mampu menarik calon investor baru. (Bud)

Artikel sebelumnyaOJK Siapkan Langkah Antisipasi Terhadap Dampak Memburuknya Ekonomi Global
Artikel selanjutnyaDPPU Adi Soemarmo Layani 6 Maskapai Penerbangan, Stok Avtur Lebih Dari Cukup
Wartawan senior Radio Idola Semarang.