BI Sebut Konsumsi Rumah Tangga Sumbang Pertumbuhan Ekonomi Jateng

Rahmat Dwisaputra
Rahmat Dwisaputra, Kepala KPw BI Jateng.

Semarang, Idola 92,6 FM – Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jawa Tengah menyatakan, pertumbuhan ekonomi di provinsi masih ditopang dari konsumsi rumah tangga. Pada triwulan kedua 2022 ini, pertumbuhan ekonomi Jateng tumbuh positif.

Kepala Kantor Perwakilan Bank Indonesia Jateng Rahmat Dwisaputra mengatakan pemulihan ekonomi pada triwulan kedua 2022 ini berlangsung lebih kuat, dan lebih baik dibandingkan perekonomian nasional. Pernyataan itu dikatakan saat dihubungi lewat sambungan telepon, kemarin.

Rahmat menjelaskan, ekonomi Jateng triwulan kedua 2022 tumbuh 5,66 persen secara year on year dan meningkat 5,12 persen dibanding triwulan sebelumnya. Pemulihan ekonomi ke depan di Jateng diperkirakan masih terus berlanjut.

Menurut Rahmat, pertumbuhannya didorong konsumsi rumah tangga dan ekspor luar negeri.

“Sampai dengan triwulan kedua 2022, pertumbuhan ekonomi Jawa Tengah sebesar 5,66 persen secara year on year. Bila dibandingkan triwulan satu yang sebesar 5,12 persen itu kita ada pertumbuhan,” kata Rahmat.

Lebih lanjut Rahmat berharap, pertumbuhan ekonomi di Jateng terjaga dalam kondisi yang baik. Namun, dengan upaya harga-harga komoditas bisa dikendalikan.

“Operasi pasar dilakukan, sehingga daya beli masyarakat tetap terjaga. Apabila daya beli masyarakat terjaga, maka pertumbuhan ekonominya bisa stabil,” jelasnya.

Rahmat menyatakan, pemulihan ekonomi di Jateng diperkirakan masih terlanjut didukung pandemi yang mulai terkendali. Selain itu, peran stimulus fiskal dan relaksasi program pemerintah

“Sebenarnya, peran stimulus fiskal dan realisasi program pemerintah akan berkontribusi positif sebagai penyangga pemulihan ekonomi Jawa Tengah yang berkesinambungan,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKualitas Pertalite Disebut Alami Penurunan, Ini Penjelasan Pertamina
Artikel selanjutnyaEma Rachmawati: Pelaku UKM di Jateng Masih Susah Diajak Berkolaborasi