Emas Jadi pilihan Tepat di Saat Ancaman Resesi Global

Emas batangan
Seorang pegawai menunjukkan emas batangan.

Semarang, Idola 92,6 FM – Emas akan menjadi pilihan investasi yang menjanjikan dan paling aman, saat terjadi krisis resesi ekonomi secara global. Kontakperkasa Futures (KPF) memandang, emas akan pilihan investasi yang tepat di masa resesi ekonomi global.

Koordinator Perusahaan KPF Andi mengatakan apabila terjadi resesi global, maka dimungkinkan harga emas akan mengalami kenaikan. Bisa saja dimungkinkan, harga emas tembus Rp1 juta per gram. Pernyataan itu dikatakan saat ditemui di kantornya, baru-baru ini.

Andi menjelaskan, pada 2023 mendatang kemungkinan akan terjadi resesi dan resesi tersebut berlaku global. Apabila sampai terjadi resesi, maka tingkat perekonomian akan menurun.

Menurut Andi, jika terjadi tingkat perekonomian mengalami penurunan biasanya orang akan lari ke investasi jangka panjang dan tahan terhadap risiko resesi maupun inflasi. Yakni, investasi pada sektor emas.

“Kalau emas permintaannya tinggi, artinya harga emas akan mengalami kenaikan. Jadi menurut saya kalau di masa depan akan terjadi resesi, justru bisnis emas akan jadi bisnis yang menjanjikan di saat terjadi krisis tersebut. Kemungkinan harga emas akan melambung naik di saat dunia mengalami resesi,” kata Andi.

Lebih lanjut Andi menjelaskan, harga emas transparan dibandingkan produk investasi lainnya. Sebab, harga yang terjadi Semarang sama dengan harga emas di Milan.

“Harga emas bisa dilihat dari fundamental dolar Amerika. Jadi, harga emas itu bertolak belakang dengan dolar Amerika,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaAncaman Resesi Bagi UMKM Jateng Jadi Peluang Jualan di Pasar Domestik
Artikel selanjutnyaBenarkah Kita Gagal dalam Membangun Mental Struktur Hukum di Indonesia?
Wartawan senior Radio Idola Semarang.