Pelaku UMKM Perempuan Dilatih Siap Hadapi Potensi Resesi Tahun Depan

Tiga orang perempuan pelaku UMKM
Tiga orang perempuan pelaku UMKM sedang mengerjakan produk kerajinan tangan.

Semarang, Idola 92,6 FM – Program Sisternet kembali digelar pada 9-10 Desember 2022, berupa pelatihan untuk menyiapkan para perempuan pelaku UMKM di Indonesia untuk menghadapi tantangan yang akan terjadi pada 2023 mendatang. Termasuk, memberikan informasi mengenai berbagai peluang yang ada melalui kelas-kelas pelatihan yang dibutuhkan.

Menteri Pemberdayaan Perempuan dan Perlindungan Anak Bintang Puspayoga mengatakan pihaknya mengapresiasi kegiatan Festival Webinar Pintar 2022 yang menyasar kepada kalangan perempuan pelaku UMKM. Pernyataan itu dikatakan melalui sesi diskusi secara daring, kemarin.

Bintang menjelaskan, dalam menghadapi ketidakpastian ekonomi global yang saat ini terjadi penting bagi semua pihak untuk semakin erat dalam membangun sinergi ekonomi. Melalui forum tersebut dapat memfasilitasi kolaborasi antara pemangku kepentingan dalam membangun lingkungan yang kondusif bagi para perempuan dalam mendukung ekonomi Indonesia.

“Perlu bagi kita semakin mengenali dan menggali potensi dan kekuatan yang dimiliki oleh perempuan. Bahwa di tengah pelambatan ekonomi, masyarakat dapat bertahan karena kegiatan ekonomi yang digerakkan perempuan pelaku UMKM,” kata Bintang.

Lebih lanjut Bintang menjelaskan, adanya revolusi teknologi informasi dan komunikasi akan semakin memudahkan dalam meningkatkan kapasitas dan keahlian serta kemampuan para perempuan membangun usaha ekonominya.

Saat ini, kewirusahaan perempuan menempati posisi lebih unggul.

“Berdasarkan data terakhir Kementerian Koperasi dan UKM mencatat dari total UMKM di Indonesia yang berjumlah 65,5 juta dan 64 jutanya adalah usaha mikro dan lebih dari setengahnya dimiliki dan dikelola perempuan. Perempuan memiliki peran dalam pemulihan ekonomi nasional yang saat ini berada di tataran baru,” jelasnya.

Presiden Direktur & CEO XL Axiata, Dian Siswarini menyatakan, terjadinya krisis politik di sejumlah negara membuat perekonomian dunia kini terpuruk dan terancam terjadi resesi.

Salah satu hal yang dikhawatirkan adalah menurunkan tingkat daya beli masyarakat, dan bisa berpengaruh pada kinerja bisnis UMKM.

“Festival Webinar Pintar tahun 2022 ini juga menjadi sarana kami untuk membekali teman-teman perempuan pemilik UMKM melalui pelatihan-pelatihan yang relevan dan sesuai kebutuhan, agar mereka lebih tangguh dan tetap mampu memanfaatkan potensi dan peluang yang ada di tahun 2023,” imbuh Dian. (Bud)

Artikel sebelumnyaKadin Jateng Tingkatkan Kualitas dan Daya Saing Tenaga Kerja Indonesia
Artikel selanjutnyaBandara Ahmad Yani Layani 1,4 Juta Penumpang
Wartawan senior Radio Idola Semarang.