Sempat Kolaps, Pengusaha Furnitur di Jepara Ini Mulai Bangkit

Karyawan Furniture
Perajin sedang menyelesaikan pesanan furnitur dari pelanggan.

Semarang, Idola 92,6 FM – Badai pandemi yang melanda negeri lebih dari dua tahun ini, membuat sejumlah sektor terguncang termasuk bisnis furnitur di Jepara. Tidak sedikit yang harus gulung tikar, karena tidak mampu bertahan di situasi sulit.

Adalah Agus Suprihanto, pengusaha furnitur di Desa Kuwasen Kecamatan Jepara Kota ini mengaku usahanya nyaris tutup karena sepinya pembeli selama masa pandemi. Hal itu dikatakan saat ditemui di tempat usahanya, baru-baru ini.

Agus bercerita, usahanya itu mulai dirintis sejak 2016 lalu saat dirinya memutuskan berhenti dari pekerjaan sebagai bankir.

Menurut Agus, untuk memertahankan usahanya tetap berjalan itu dirinya melakukan sejumlah promosi dan kebanyakan menyasar di media sosial. Akhirnya, sedikit demi sedikit usahanya membuahkan hasil dan mulai berdatangan pesanan dari calon pembeli.

Agus menjelaskan, dirinya sempat kewalahan memenuhi permintaan pembeli karena setiap hari ada yang menghubungi dirinya.

“Kalau pengiriman barang belum sampai ke seluruh Indonesia, tapi yang paling banyak ke Jakarta dan Bogor serta Bali. Pernah ekspor ke Australia,” kata Agus.

Agus Suprihanto, pengusaha furnitur di Desa Kuwasen Kecamatan Jepara Kota:

Lebih lanjut Agus menjelaskan, selain melayani permintaan pembuatan furnitur satuan dirinya juga melayani seting furnitur satu rumah. Bahkan, belum lama ini ada satu pelanggan dari Bali, menginginkan seluruh perabot vilanya dikerjakan secara borongan.

“Minta dibuatkan kitchen set, mini bar dan dining room. Karena saya mulai banyak pesanan, ya saya gandeng sejumlah mitra untuk membantu,” pungkasnya. (Bud)

Artikel sebelumnyaKembangkan Pertanian Hidroponik, Pemuda di Tegal Ini Raup Rezeki Melimpah
Artikel selanjutnyaBPJS Kesehatan Semarang Evaluasi Apotik PRB
Wartawan senior Radio Idola Semarang.